Connect With Us

Basarnas Bantu Pencarian Bocah yang Hanyut di Pamulang

Rachman Deniansyah | Jumat, 10 Mei 2019 | 14:25

Tim Basarnas menyusuri kali di wilayah Jalan Talas 1, RT02/01, Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, mencari keberadaan bocah perempuan yang hanyut. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta (Basarnas) menerjunkan personelnya dalam pencarian anak berusia 5 tahun yang hanyut di kali di wilayah Jalan Talas 1, RT02/01, Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (9/5/2019) kemarin.

Seperti diketahui, bahwa sebelumnya warga sekitar Pamulang telah dikejutkan terkait bocah perempuan yang hanyut terbawa arus, saat tengah asyik bermain bermain di pinggiran kali. Ketika itu kondisi hujan lebat, sehingga arus air sangat deras. 

Menurut informasi yang dihimpun, hingga saat ini, Jumat (10/5/2019), bocah bernama Hazimah Dzakiyah Haibah, belum juga ditemukan. 

Hal tersebut membuat tim rescue Basarnas Jakarta dikerahkan menuju lokasi, pada Jumat (10/5/2019) pagi, untuk membantu melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

“Saya perintahkan tim rescue pagi tadi untuk bergabung dengan unsur yang sudah ada di lapangan," ungkap Kepala Pencarian encarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordiantor (SMC), Hendra Sudirman, melalui pernyataan resminya. 

Hendra menjelaskan, dalam proses pencarian tersebut, timnya akan melakukan penyisiran di jalur air dan darat. 

"Rencana hari ini akan dilakukan penyisiran melalui jalur air hingga radius 10 KM kemudian melalui jalur darat sejauh 2 KM," tuturnya. 

Hendra mengaku, untuk pencarian tersebut, sampai saat ini setidaknya telah ada sekitar 100 personel dari unsur tim SAR gabungan.

"Terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Satuan Polisi Udara (POLRI) Pondok Cabe, KORGAD, KCR, RANITA UIN Jakarta, TRC GDA Potensi SAR, Wanadri, Laskar Merah Putih, Banser, OCC, SAR MTA, OI, Dompet Dhuafa, I-DERU dan Mapala Jabodetabek," bebernya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill