Connect With Us

Jual Sembako Murah, Tangsel Akan Luncurkan Toko Tani Indonesia Center

Advertorial | Rabu, 15 Mei 2019 | 19:56

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian, Nur Slamet saat hadir dalam kegiatan bazar dalam rangka hari besar Keagamaan Nasional di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Serpong. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kota Tangsel menyelenggarakan kegiatan bazar dalam rangka hari besar Keagamaan Nasional di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Serpong,  Rabu (15/5/2019).

Kegiatan bazar yang merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. Bazar kali ini pun diselenggarakan menjadi cikal bakal terbentuknya Toko Tani Indonesia (TTI) Center di wilayah Tangsel.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian, Nur Slamet saat hadir dalam kegiatan bazar dalam rangka hari besar Keagamaan Nasional di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Serpong.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian, Nur Slamet mengatakan, pihaknya telah melakukan survey dan pemetaan terhadap wilayah-wilayah sumber produksi beras dan bahan pokok lainnya seperti sumber produksi beras di Mauk dan Pandeglang, Bawang di Brebes dan Cirebon, telor di Blitar dan Palembang, serta sayuran di Pangalengan, Bandung.

"Kita akan punya TTI Center. Insyallah akan dibuat kajiannya, berapa kebutuhannya dan berapa yang bisa diserap pasar oleh TTI Center baik beras, telor dan lainnya yang sudah dikerjasamakan oleh Pemkot Tangsel dengan wilayah lain," jelas Nur Slamet.

TTI menurutnya bisa menjual dengan harga murah dan berkualitas, karena produknya didatangkan langsung oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)

"Kami potong mata rantai distribusi pangan yang terlalu panjang, sehingga harganya bisa lebih murah," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany yang membuka kegiatan bazar tersebut  mengungkapkan, Pemkot Tangsel kedepannya akan memperbanyak keberadaan TTI di Tangsel. Karena menurutnya, mahalnya beberapa harga komoditi dikarenakan harga berbagai faktor baik dalam pengiriman dan lainnya. Hadirnya TTI diharapkannya juga akan mempersingkat perputaran jarak, sehingga harga yang dijual tidak terlalu tinggi. 

"Produk mahal biasanya karena jalan-jalan dulu, kami ingin memperpendek jalur birokrasi dari produk tersebut, sehingga harganya pun terjangkau," ungkapnya.(ADV)

KAB. TANGERANG
Dapat Perlawanan dari Pedagang, Pembongkaran Lapak Liar di Cisoka Berlangsung Ricuh

Dapat Perlawanan dari Pedagang, Pembongkaran Lapak Liar di Cisoka Berlangsung Ricuh

Kamis, 18 Juni 2026 | 19:40

Penertiban lapak liar di Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS), Jalan Megu, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang berlangsung ricuh karena mendapat perlawanan dari para pedagang.

KOTA TANGERANG
Dihibahkan Kemenkum, 6,3 Hektare Lahan di Kota Tangerang Bakal Jadi Sekolah Rakyat

Dihibahkan Kemenkum, 6,3 Hektare Lahan di Kota Tangerang Bakal Jadi Sekolah Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:31

Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menerima hibah lahan seluas kurang lebih 6,3 hektare atau sekitar 63.000 meter persegi dari Kementerian Hukum (Kemenkum).

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill