Connect With Us

Tahun ini, 23 Ribu Siswa Lulusan SD di Tangsel Masuk SMP

Rachman Deniansyah | Senin, 13 Mei 2019 | 17:41

Pelajar siswa Sekolah Dasar (SD). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan menyebutkan, tahun ini sekitar 23 ribu siswa akan menamatkan pendidikannya dijenjang Sekolah Dasar (SD). Puluhan ribu siswa tersebut pun akan melanjutkan ke jenjang Sekolah menengah Pertama (SMP). 

Dindikbud Tangsel pun tengah mempersiapkan teknis pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMP bagi siswa lulusan SD yang pengumumannya kelulusannya pada 12 Juni mendatang.

Pelaksanaan PPDB di Tangsel akan menggunakan sistem zonasi sesuai dengan regulasi dari Permendikbud No. 51 tahun 2018.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindikbud) Tangsel, Taryono, mengatakan, akan ada empat faktor penilaian kriteria bagi para peserta PPDB yang sudah disiapkan oleh pihaknya sesuai dengan Perwal No. 2 Tahun 2019 mengenai PPDB.

"Dari Perwal tersebut ada beberapa point, pertama prosesi pendaftaran sampai dengan pengumuman ada di sekolah SMP Negeri. Dan, yang menentukan berdasarkan rapat guru mereka," ungkap Taryono, Senin (13/5/2019).

Keempat faktor tersebut, lanjutnya, juga mempunyai masing-masing persentase yang berbeda. 

"Jadi empat faktor pernilaiannya itu 30 persen berdasarkan jarak, 50 persen berdasarkan nilai USBN, 10 persen untuk siswa berprestasi dan 10 persen untuk zonasi luar atau perpidahan orang tua," tambahnya.

Menurutnya, dengan persentase jarak yang hanya 30 persen diharapkan bisa membuat pelaksanaan PPDB berjalan dengan lancar dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 90 persen.

"Untuk zonasi berbasis pada kelurahan, tidak seperti tahun kemarin. Kami akan mempertimbangkan hasil ujian, jadi dikombinasi dengan jarak. Yang dikeluhkan tahun kemarin, kan anak berprestasi kalah dengan anak yang jaraknya dekat sekolah. Semoga bisa berjalan lancar," tuturnya. 

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan, PPDB yang menggunakan sistem online sudah ditetapkan per kelurahan. Berbeda dengan tahun lalu, yang ditentukan dengan jarak rumah.

"Sudah kita bahas sistem zonasi yang diarahkan dari Kementerian, bahwa zonasi PPDB di Tangsel diatur pembagian per kelurahan. Dulu kan dari jarak rumah, sekarang 22 SMP di Tangsel ini mengcover 54 kelurahan," kata Benyamin.(RMI/HRU)

BANTEN
Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Kamis, 8 Januari 2026 | 23:15

Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh Kepala Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kebijakan nasional.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

PROPERTI
Cuma 300 Jutaan! Hunian Modern Gaya Beverly Hills Hadir di Park Serpong

Cuma 300 Jutaan! Hunian Modern Gaya Beverly Hills Hadir di Park Serpong

Kamis, 8 Januari 2026 | 15:19

Siapa bilang hunian mewah dengan sentuhan ala Beverly Hills harus mahal? LippoLand baru saja membuat gebrakan dengan meluncurkan Wonder Collection, koleksi hunian terbaru di kawasan primadona Park Serpong Tangerang

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill