Connect With Us

Anak Muda Rentan Terjebak Investasi Bodong, OJK Edukasi Keuangan Ribuan Mahasiswa di Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 9 April 2026 | 19:15

Pemprov Banten bersama OJK menggelar Kuliah Umum Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu 2026 yang diikuti 1.500 mahasiswa Untirta, Kamis 9 April 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ancaman investasi bodong kini kian mengintai generasi muda di Banten. Minimnya pemahaman mengenai pengelolaan uang menjadi celah lebar bagi para oknum tak bertanggung jawab untuk menjerat mahasiswa ke dalam praktik keuangan ilegal yang merugikan.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Kuliah Umum Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu 2026 yang diikuti 1.500 mahasiswa Untirta, Kamis 9 April 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi penyebab maraknya korban investasi bodong akibat masih minimnya literasi keuangan.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025, tingkat literasi pasar modal di Indonesia baru menyentuh angka 17,78 persen.

Artinya, sebagian besar masyarakat, termasuk mahasiswa, belum memahami cara berinvestasi yang benar. Kondisi inilah yang membuat mereka mudah tergiur oleh janji manis keuntungan tinggi dalam waktu singkat.

“Yang terlihat terlalu menggiurkan justru sering menjadi jebakan. Maraknya kasus investasi ilegal dan pinjaman online (pinjol) ilegal adalah bukti nyata bahwa edukasi keuangan di lingkungan kampus harus terus diperkuat,” tegas Hasan.

OJK memberikan tips singkat agar tidak menjadi korban investasi bodong, di antaranya sebagai berikut:

  1.   Cek apakah imbal hasil yang dijanjikan masuk akal atau tidak.

  2.   Pastikan perusahaan investasi memiliki izin resmi dan terdaftar di OJK.

  3.   Jangan mudah tergiur ajakan cepat kaya tanpa risiko yang jelas.

 

Mahasiswa Harus Punya Passive Income

Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Banten Rina Dewiyanti yang hadir mewakili Gubernur Banten Andra Soni, menekankan bahwa literasi keuangan bukan sekadar teori, melainkan keterampilan hidup.

Menurutnya, anak muda harus mulai cerdas mengelola aset agar tidak terjebak dalam skema bodong.

“Literasi keuangan masyarakat kita masih perlu ditingkatkan. Mahasiswa perlu mulai menabung, berinvestasi, hingga menciptakan sumber pendapatan pasif (passive income) sebagai langkah menuju kemandirian finansial,” ujar Rina.

Fatah Sulaiman, Rektor Untirta, menyambut baik langkah OJK dan Pemprov Banten ini. Ia menilai di era digital dan global, pemahaman pasar modal bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama.

“Mahasiswa perlu melek digital dan mampu merencanakan keuangan sejak dini. Kami siap memperkuat kolaborasi agar edukasi yang diberikan relevan dengan kebutuhan dunia nyata, sehingga lulusan kami unggul secara akademik sekaligus cerdas finansial,” ungkap Fatah.

TEKNO
Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Jumat, 3 April 2026 | 15:20

Masyarakat sudah bisa mencairkan saldo GoPay menjadi uang tunai melalui ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI). Layanan ini hadir sebagai bagian dari kolaborasi BRI dengan ekosistem pembayaran digital untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANTEN
Anak Muda Rentan Terjebak Investasi Bodong, OJK Edukasi Keuangan Ribuan Mahasiswa di Banten

Anak Muda Rentan Terjebak Investasi Bodong, OJK Edukasi Keuangan Ribuan Mahasiswa di Banten

Kamis, 9 April 2026 | 19:15

Ancaman investasi bodong kini kian mengintai generasi muda di Banten. Minimnya pemahaman mengenai pengelolaan uang menjadi celah lebar bagi para oknum tak bertanggung jawab untuk menjerat mahasiswa ke dalam praktik keuangan ilegal yang merugikan.

NASIONAL
Menperin Pastikan Stok Plastik Masih Aman Meski Harganya Naik

Menperin Pastikan Stok Plastik Masih Aman Meski Harganya Naik

Kamis, 9 April 2026 | 12:28

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita angkat bicara soal kenaikan harga dan ketersediaan bahan baku plastik nasional di tengah gejolak geopolitik global.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill