Connect With Us

PSI Persiapkan Kadernya Untuk Pilkada Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 27 Juni 2019 | 12:54

Ketua DPC PSI Kota Tangerang Selatan Andreas Arie. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Ketua DPD PSI Kota Tangerang Selatan Andreas Arie mengaku bahwa pihaknya sedang mempersiapkan kader terbaiknya dalam perhelatan kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan tahun 2020. 

Setidaknya ada beberapa nama yang akan diajukan. Namun Andreas mengaku, nama-nama tersebut masih ditimbang dan digodok kembali dalam internal partainya. 

"Kemarin sempat ada sekretaris DPW PSI Banten Muhammad Hafiz, Juru Bicara PSI Azmi Abu Bakar, ada juga nama Koko Dirgantoro, Uki dan Mba Isyana juga masuk," beber Andreas kepada TangerangNews di Jalan Raya Victor No 81, Buaran, Serpong, Tangsel, Rabu (26/6/2019) kemarin.

Baca Juga :

Saat ini, Andreas mengaku sedang terus melakukan koordinasi dengan DPW dan DPP partainya. 

"Barangkali yang coba kami lihat dengan apa yang kita punya sekarang, apakah misal nanti kita mau koalisi, karena kan tentu harus menggunakan kendaraan politik. Kita punya 4 kursi di Tangsel," terangnya. 

Lebih lanjut, Andreas menjelaskan bahwa nantinya nama-nama tersebut ataupun yang nanti akan muncul lebih dulu akan diselesaikan diinternal partai dengan berbagai mekanisme. 

"Pakai mekanisme survey dan kalaupun ada yang berminat lagi itu tak menutup kemungkinan untuk konvensi," tuturnya. 

Sementara, untuk kadernya yang terpilih sebagai anggota DPRD, Andreas menyebut akan mempertahankannya dan tak ingin melibatkannya di kontestasi Pilkada 2020. 

"Anggota dewan terpilih kita fokuskan di anggota dewan. Untuk jadi pecontohan PSI karena itu yang akan menjadi langkah kami untuk pemilu berikutnya," pungkasnya. 

Selain itu semua, Andreas juga mengaku bahwa pihaknya telah membuka komunikasi politik ke beberapa partai yang berada satu koalisi di Pemilu sebelumnya. 

"Ngobrol belum semua (partai). PDIP kita (sudah) ngobrol, PKB kita ngobrol, dan partai-partai yang kemarin gagal masuk (di Pemilu)," tutupnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill