Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Tangsel dari Fraksi PKS Siti Chadijah mulai memberanikan diri untuk mensosialisasikan dirinya maju dalam perhelatan Pilkada Tangsel 2020.
Hal itu ditunjukkan dengan mulai terpasangnya beberapa atribut ucapan Selamat Idul Fitri atas nama dirinya di beberapa lokasi strategis di wilayah Tangsel.
"Iya itu ikhtiar aja, karena sudah disounding sama ketua partai, ya mulai gerak aja melalui APK, (belum) massive sih," tutur Siti Chadijah saat dikonfirmasi Tangerangnews.com, Rabu (12/6/2019).

Siti menyebut PKS sendiri dalam waktu dekat akan melaksanakan mekanisme internal guna menentukan calon dari partainya yang akan diusung dalam Pilkada.
Walaupun saat ini telah beredar beberapa nama dari internal partai berlambang padi dan bulan sabit itu yang disuarakan oleh kadernya.
"PKS akan menggelar Pemira (Pemilihan Raya) untuk menentukan calon internal yang akan maju di Pilkada Tangsel. Saat ini sudah ada beberapa nama terjaring dari usulan kader, seperti Pak Ruhamaben, Pak Arief wahyudi dan Ibu sendiri," terang Siti.
Pilkada Tangsel sendiri akan digelar bulan September 2020 mendatang. Beberapa calon pengganti Wali kota Tangsel saat ini Airin Rachmi Diany telah bermunculan, sebut saja Benyamin Davnie, Muhamad, Suhendar, Siti Chadijah, Reza AO dan beberapa nama lainnya.(RAZ/RGI)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGCalon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews