Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Ananta Wahana, Caleg DPR RI dari PDI Perjuangan Dapil untuk Banten III (Tangerang Raya) ini diprediksi bakal menjadi salah satu caleg yang melenggang ke Senayan selain Rano Karno.
Pasalnya, berdasarkan penghitungan sementara KPU, partai berlambang Banteng Moncong Putih ini mendapat perolehan suara lebih dari 500 ribu.
BP Pemilu DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan Andika mengungkapkan, jumlah suara ini melebih suara dari Parpol lainnya. Artinya, untuk Dapil Banten III PDI Perjuangan menang telak.
"Kalau berdasarkan penghitungan sementara KPU, PDI Perjuangan di Dapil Banten III unggul ratusan ribu dari parpol lainnya. Ini berpotensi mendapatkan tiga kursi, yang salah satunya adalah Ananta Wahana," ujarnya Kamis (9/5/2019).
Ia juga menjelaskan, dari tiga kursi tersebut, urutan pertama jumlah suara diduduki oleh mantan Gubernur Banten Rano Karno, sedangkan Ananta Wahana di urutan ketiga.
Sementara itu Ananta Wahana mengaku, ini adalah kali ke lima ia mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. Dari kelima pencalonannya, empat kali berhasil dilantik, yang pertama adalah di DPR RI dan 3 kali berturut-turut di DPRD Provinsi.
"Kenapa lima kali nyaleg dan empat kali dilantik? Karena, yang kelima ini kan pelantikannya baru 1 Oktober nanti," ujar Ananta.(RAZ/RGI)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews