Connect With Us

Ade Irawan Dinilai Pengamat Paling Mumpuni Pimpin Tangsel

Mohamad Romli | Kamis, 4 Juli 2019 | 08:57

Ade Irawan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang berakhirnya masa jabatan periode kedua Airin Rachmi Diany setahun mendatang, dinamika politik Tangsel mulai menghangat. Sejumlah tokoh mulai menggadang-gadang nama calon Wali Kota yang dianggap layak duduk di kursi orang nomor satu di Tangerang Selatan. 

Aktivis prodemokrasi Ray Rangkuti menyebut nama Ade Irawan sebagai kandidat yang dianggap paling mumpuni. Rekam jejaknya di banyak lembaga dipandang Ray lebih dari cukup sebagai modal awal dalam menahkodai Kota Tangsel.

BACA JUGA:

Dalam keterangannya kepada media, Ray mengaku memiliki sejumlah alasan kuat untuk mendorong Ade Irawan maju sebagai Wali Kota Tangsel. Ia menyebut Ade sebagai pribadi yang lurus dan memiliki komitmen yang kuat terhadap lahirnya pemerintahan yang bersih. Terlebih, dalam soal agenda pemberantasan korupsi, Ray menyebut Ade memiliki seluruh prasyarat yang dibutuhkan seorang pemimpin yang mampu membawa Tangsel menjadi kota yang maju, modern, berkeadaban, dan bersih dari berbagai praktik KKN.

Tak hanya itu, Ray juga memuji Ade yang memiliki lingkungan pergaulan yang terbilang amat luas. Hubungan dan komunikasi baik Ade Irawan dengan para pembuat kebijakan di level nasional dipercaya dapat membawa maslahat besar bagi warga Tangsel.

“Bagi pihak-pihak yang selama ini terlibat dalam upaya membangun pemerintahan yang bersih, nama Ade Irawan itu semacam garansi akan lahirnya sebuah tata kelola penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, dan jauh dari perilaku korupsi. Tangsel mendapat kesempatan langka dan sangat mewah untuk memiliki seorang kepala daerah yang memiliki komitmen kuat untuk bekerja keras mengabdi bagi kepentingan rakyat. Saya kira, tak ada orang yang meragukan kapasitas Ade Irawan,” terang Ray, Kamis (4/7/2019).

Akan tetapi, Ray pun menyebut sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diatasi bila akhirnya gelombang dukungan terhadap Ade Irawan kian membesar. Logistik dan biaya keikutsertaan dalam pemilihan kepala daerah di Indonesia masih terbilang sangat mahal. Kecenderungan politik uang untuk membeli suara masih banyak terjadi di banyak tempat. 

Namun demikian, Ray Rangkuti menggambarkan profil demografi warga Tangsel yang disebutnya memiliki tingkat pendidikan relatif tinggi akan membuat pemilih lebih rasional dalam menentukan pilihan. Politik transaksional yang banyak terjadi di tempat-tempat lain akan lebih jauh berkurang bila melihat konfigurasi warga Tangsel yang taraf hidupnya relatif lebih baik dibanding banyak daerah lain.

Termasuk dalam kemampuan menyerap informasi, warga Tangsel termasuk daerah yang jumlah warganya aktif menggunakan media sosial untuk mencari informasi yang berkembang.

Sementara itu, Ade Irawan yang dihubungi oleh wartawan terkait dukungan banyak kalangan lebih memilih irit bicara. Tokoh muda pegiat antikorupsi itu hanya berujar singkat, 

“Dukungan publik itu harus diletakkan sebagai membesarnya harapan dan keinginan banyak orang untuk lahirnya pemerintahan yang baik dan bersih. Semakin banyak orang peduli dan terlibat, akan semakin mudah bagi kita menuntaskan berbagai persoalan," katanya.(MRI/RGI)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill