Connect With Us

Membahayakan Warga, Pemuda Pamulang Jemur Pakaian di Kabel Semrawut

Rachman Deniansyah | Senin, 15 Juli 2019 | 20:22

Tampak warga menjemur pakaian di kabel listrik didekat Bunderan Pamulang, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (15/7/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Lima orang pemuda di Pamulang memprotes Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) karena dinilai membiarkan semrawutnya kabel di beberapa titik lokasi. 

Protes itu dilakukan dengan menjemur pakaian diseutas kabel yang semrawut itu di dekat Bunderan Pamulang, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (15/7/2019).

Tampak warga menjemur pakaian di kabel listrik didekat Bunderan Pamulang, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (15/7/2019).

Denis, 21, bersama empat temannya mengaku geram dengan kondisi kabel di lokasi itu yang menggantung rendah dari permukaan tanah. Ketinggian kabel hanya sekitar 2 meter dari permukaan tanah.

Mahasiswa disalah satu perguruan tinggi di Tangsel menilai, kondisi kabel seperti itu sangat membahayakan. Bahkan, kata dia, seorang kerabatnya pernah menjadi korban.

"Kemarin teman saya tersangkut kabel di situ. Ketika sedang macet, karena kabelnya kependekan," ucap Denis kepada TangerangNews, Senin (15/7/2019).

Baca Juga :

Aksi yang digelar lima pemuda itu pukul 15:30 WIB.

Mereka hanya menggunakan sarung, kaos, dan celana pendek.

"Bentuk protes ke Pemkot (Pemerintah Kota Tangerang Selatan). Kalau enggak dibenerin kita buat jemuran saja sekalian," katanya.

Denis berharap dengan aksinya tersebut, Pemkot Tangsel dapat segera membenahinya kabel yang semrawut itu sebelum memakan banyak korban.

"Pokoknya infrastruktur di kota ini harus diperbaiki. Apalagi di Pamulang ini kan pusat kota. Pokoknya pemerintah baik pusat atau daerah harus turun tangan," ujarnya.

"Tolong segera dibenahi, kabel yang semrawut di beberapa wilayah Tangsel. Seperti di dekat Bunderan Pamulang, dekat kampus UNPAM di Viktor, dan di dekat perumahan Vila Inti Persada (Pamulang)," tambahnya.

Hal senada diungkapkan seorang juru parkir yang enggan disebutkan namanya. Ia mengatakan, kabel itu sudah lama tak terurus.

"Sudah setahun lebih kabel itu," ujar juru parkir yang sehari-hari bertugas di sekitar lokasi. 

Ia mengatakan  sebaiknya kabel yang tak terurus ini segera dibenahi. 

"Jangan ditinggal begitu saja kalau sudah tak terpakai," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:32

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul berencana membuat 300 ribu warga lanjut usia (lansia) akan menjadi penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG).

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill