Connect With Us

Proyek Galian Kabel Kerjanya Jorok, Wali Kota Tangerang Panggil PLN

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 21 Mei 2019 | 16:32

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, saat meninjau proyek galian kabel di sepanjang Jalan KH Ahmad Dahlan, Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (21/5/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Pekerjaan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV di kawasan Cipondoh jorok atau terbengkalai hingga menyebabkan kemacetan. Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pun akan memanggil pihak PLN selaku inisiator proyek itu.

"Segera panggil pihak PLN, ini lihatin habis digali bukannya dirapikan malah ditinggalin, kasihan tuh para pengguna jalan," ujar Arief saat meninjau Jalan KH Ahmad Dahlan, Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (21/5/2019).

BACA JUGA:

Pengerjaan galian kabel di sepanjang Jalan KH Mansyur dan Jalan Ahmad Dahlan, kawasan Cipondoh berimbas pada kemacetan lantaran proyek SKTT 150 kV itu menutup setengah bagian ruas jalan.

Selain membuat kemacetan yang panjang, bekas galian kabel PLN tersebut juga sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan yang melintas.

Untuk itu Arief menginstruksikan Plt Kepala Dinas PUPR Tatang Sutisna yang ikut mengecek lokasi untuk tidak memberikan ijin kepada PLN selama mereka belum membenahi bekas galian kabel itu.

"Sudah nanti-nanti enggak usah diberikan ijin lagi, kalau ini belum dirapiin," tegasnya.

Arief juga menyampaikan bahwa pihaknya banyak menerima aduan masyarakat terutama para pengguna jalan yang sangat terganggu dengan kondisi jalan yang rusak akibat galian kabel PLN.

"Warga sudah banyak yang ngeluh, segera panggil PLN untuk memperbaiki bekas galian," tuturnya.

Sementara itu, menurut Humas PLN Distribusi Banten Bernanto, pihaknya akan turun langsung mengecek proyek galian itu sehingga pengawas dapat menindaklanjuti pelaksana proyek.

"Kita cek dulu apa galian ini pekerjaan UID Banten atau PLN ISJ agar pengawas pekerjaan bisa menindaklanjuti," katanya.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto menilai pekerjaan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) di kawasan Cipondoh sangat jorok.

"Galian kabel tegangan tinggi ini yang memang kerjaannya sangat jorok sekali, kurang bagus, kurang rapih terus lambat pengerjaannya. Sedangkan ini kan waktu semakin dikejar apalagi jalur-jalur utama," jelas Turidi di gedung DPRD Kota Tangerang, Rabu (27/3/2019).

Selain itu, Alexander, 23, salah satu pengendara yang biasa melintas di lokasi mengatakan, dirinya sangat terganggu dengan aktivitas proyek tersebut, karena waktu pengerjaannya yang terlalu lama.

Sementara, dampak kerusakan jalan pun membuat pengendara harus ekstra berhati-hati, karena rawan terjadi kecelakaan.

"Saya ingin mengharapkan proyek ini segera selesai. Namun, ternyata tidak selesai juga. Kalau terus begini, berbahaya bagi pengendara," tukasnya.(MRI/RGI)

WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

TANGSEL
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:19

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.

SPORT
Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026 dari 12-28 Juni, Catat Tanggalnya!

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026 dari 12-28 Juni, Catat Tanggalnya!

Jumat, 12 Juni 2026 | 04:49

Piala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.

KAB. TANGERANG
Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:32

Obat-obatan di Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan harga hingga 20 persen akibat melonjaknya harga BBM yang disebabkan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill