Connect With Us

Peserta Lelang Jabatan Jalani Tes Kesehatan di RSU Tangsel, Ini Tahapannya

Advertorial | Rabu, 7 Agustus 2019 | 12:02

Para pejabat di tangsel mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Para peserta lelang jabatan eselon II menjalani serangkaian tes kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jalan Raya Pajajaran,  Pamulang, Tangsel, Selasa (6/8/2019).

Kepala Bidang (Kabid) Keperawatan RSU Tangsel drg. Unna Rahmadona menjelaskan tes ini merupakan salah satu tahapan seleksi jabatan untuk Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 

tangsel

Dari total 14 peserta,  terdapat 13 peserta yang mengikuti tes kesehatan kali ini. 

Peserta yang mengikuti lelang jabatan di Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, yaitu Ahmad Zubair, Fuad, Deden Deni, Dahlia Nadeak, Yepi Suherman, Dadan Kusnendar, Abdul Aziz. 

Para pejabat di tangsel mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Selain itu, yang mengikuti lelang jabatan sebagai Kepala Satpol PP, diantaranya Oki Rudianto,  Mirsinah, Wawang Kisdaya, Yanuar, Sigit Widodo Nugrohadi, dan Apih Ruhiyat. 

Para pejabat di tangsel mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Unna menjelaskan dalam tes ini terdapat beberapa rangkaian yang harus dilakukan oleh para peserta. 

"Setelah mengisi data-data, peserta melanjutkan dengan pemeriksaan lab, pemeriksaan darah, dan masih banyak lagi," jelasnya. 

Para pejabat di tangsel mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Dalam pemeriksaan ini, peserta diwajibkan berpuasa sehari sebelumnya, sejak pukul 22.00 WIB. 

Unna mengatakan pihaknya melibatkan sebanyak 11 dokter spesialis dalam tes yang menjadi salah satu tahapan lelang jabatan ini. 

Para pejabat di tangsel mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

"Meliputi jantung, jiwa, paru, THT (Telinga Hidung Tenggorokan), mata, urologi, interna, kejiwaan, neurologi, laboratorium, dan dokter gigi," katanya. 

Ia menjelaskan, dalam pemeriksaan itu terdapat perbedaan antara peserta laki-laki dan perempuan. "Kandungannya kita periksa, itu bedanya dengan laki-laki," imbuhnya. 

Menurutnya, hasil pemeriksaan akan diketahui dalam waktu 2-3 hari ke depan. 

"Hasilkan akan kita serahkan ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel sesuai dengan hasil pemeriksaan peserta," pungkasnya.(ADV)

NASIONAL
Sopir Truk Protes Pembatasan Operasional Lebaran 2026, Khawatir Kehilangan Penghasilan

Sopir Truk Protes Pembatasan Operasional Lebaran 2026, Khawatir Kehilangan Penghasilan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:17

Rencana pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran 2026 memicu kegelisahan di kalangan sopir truk logistik, khususnya pengemudi kendaraan sumbu tiga yang mengangkut barang non-sembako.

KAB. TANGERANG
Perbaikan 6 Ruas Jalan Rusak Biang Kecelakaan di Kabupaten Tangerang, Truk Tambang Dilarang Melintas

Perbaikan 6 Ruas Jalan Rusak Biang Kecelakaan di Kabupaten Tangerang, Truk Tambang Dilarang Melintas

Selasa, 24 Februari 2026 | 23:10

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi melarang truk tambang melintas di sejumlah ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan. Kebijakan ini merespons rentetan kecelakaan lalu lintas hingga menghilangkan nyawa akibat jalan rusak.

BANTEN
847 Koperasi Merah Putih di Banten Sudah Miliki Lahan, Tangsel Paling Sedikit

847 Koperasi Merah Putih di Banten Sudah Miliki Lahan, Tangsel Paling Sedikit

Selasa, 24 Februari 2026 | 22:40

Pemerintah Provinsi Banten mencatat sebanyak 847 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah tersebut telah memiliki lahan untuk bangunan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill