Connect With Us

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Cisadane

Rachman Deniansyah | Rabu, 11 September 2019 | 14:50

Sesosok mayat pria ditemukan di Sungai Cisadane, tepatnya di bawah jembatan dekat The Breeze BSD, Jalan Boulevard BSD Timur, Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/9/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat pria mengapung di Sungai Cisadane, tepatnya di bawah jembatan dekat The Breeze BSD, Jalan Boulevard BSD Timur, Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/9/2019). Ketika ditemukan, kondisi mayat sudah mulai membusuk.

Informasi pertama kali diketahui dari sebuah video berdurasi 17 detik yang beredar di aplikasi Whatsapp.

Dalam video, terlihat beberapa warga dan jajaran kepolisian sedang mengevakuasi mayat pria itu.

"Ya itu posisi jenazah sudah dimasuki ke kantung jenazah dengan kepolisian dan forensik," ucap pria yang tak diketahui namanya dalam video tersebut.

Mayat yang diketahui bernama Agus Tomi, 53, itu ditemukan mengambang dengan mengenakan kaos berwarna biru serta celana berwarna hitam. Kondisi jenazah sudah dalam keadaan kaku dan terlihat cairan menyerupai darah keluar dari sekitar kepalanya.

Dari kartu identitas yang ditemukan saat evakuasi, diketahui korban merupakan seorang buruh lepas asal Kampung Sampora RT2/4, Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang. 

Surya, 40, seorang pekerja proyek di sekitar lokasi mengatakan, mayat itu ditemui sekitar pukul 11.00 WIB. "Mayatnya sudah bau. Tadi siang polisi pada datang," kata Surya di sekitar lokasi.

Ia menerangkan, pertama kali ditemukan mengambang di pinggiran sungai. "Posisinya tadi agak di pinggir, di air yang dangkal. amayat udah dibawa sama polisi pake ambulan," pungkasnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

PROPERTI
Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13

Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill