Connect With Us

Air Situ Gintung Mengandung Penyakit

Denny Bagus Irawan | Selasa, 31 Maret 2009 | 17:30

Bendungan Situ Gintung Jebol. Foto ini diambil pada Jumat (27/3/2009) siang. (@Tangerangnews2009 / Dira Derby)


TANGERANGNEWS.com-Air atau lumpur dibekas lokasi bencana jebolnya tanggul Situ Gintung Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan mengandung berbagai macam penyakit. Penyakit itu diantaranya adalah Diare, ISPA, Leptospirosis, tetanus bahkan demam berdarah degue (DBD).


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr Hani Herianto mengatakan, biasanya air yang telah bercampur dengan berbagai macam bangkai dapat menyebabkan penyakit.

Sebab, kata dia, seperti diketahui bersama-sama di lokasi terlihat banyak ditemukan bangkai. Baik bangkai jenazah manusia, bangkai tikus, bangkai anjing, bangkai ayam dan binatang lainnya yang dapat mencemari air.


"Apalagi sama-sama kita cium, baunya (air) sudah menyengat hidung. Lalat-lalat sudah banyak berkerumun. Jika melihat ini kami dapat menyimpulkan air ini dapat mendatangkan penyakit," ujar Hani kepada tangerangnews.com di lokasi evakuasi.

 Untuk itu, kata dia, pihaknya langsung melakukan foging(penyemprotan) bersama Dinas Kesehatan Provinsi Banten serta sejumlah elemen relawan dilokasi yang banyak dikerumuni lalat dan nyamuk.


Selain itu, Hani juga mengatakan, pihaknya juga tengah melakukan pengujian terhadap air atau lumpur di lokasi.
Sejumlah sample (contoh) air mulai dari yang keruh hingga bening sedang diuji sejauh mana tingkat pencemarannya.

"Kita tidak asal mengungkapkan bahwa air di sini berbahaya, semua harus didasari hasil uji pada laboraturium," jelasnya.
Hani menuturkan, biasanya dalam keadaan air seperti itu berbagai macam penyakit dapat merasuki tubuh manusia.
Penyakit itu diantaranya adalah Diare, ISPA, Leptospirosis, tetanus bahkan DBD.

 "Untuk mencegahnya kami mengharapkan masyarakat seusai terkena air di lokasi langsung mencuci baju atau tubuh yang terkena genangan air dengan menggunakan sabun dengan bersih," tuturnya.

KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill