Connect With Us

58 Orang Korban Situ Gintung Ditemukan

Denny Bagus Irawan | Jumat, 27 Maret 2009 | 22:33

Korban bencana jebolnya Situ Gintung terus bertambah. Kali ini sebanyak 58 orang korban tanggul jebol di Situ Gintung Kelurahan Cirendue, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan berhasil ditemukan. Diduga korban mencapai ratusan orang. (@Tangerangnews2009 / Dira Derby)

TANGERANGNEWS.com-Korban bencana jebolnya Situ Gintung terus bertambah. Kali ini sebanyak 58 orang korban tanggul jebol di Situ Gintung Kelurahan Cirendue, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan berhasil ditemukan. Diduga korban mencapai ratusan orang.


Jumlah tersebut merupakan data hingga Pukul 21.00 WIB, Jumat 27 Maret 2009.  Sementara ratusan warga lainnya, hingga tadi malam belum ditemukan.


Mereka tewas dan hilang setelah tanggul senjapang 15 meter Situ Gintung yang berlokasi di RT 01/08 jebol. Akibatnya, air dengan kapasitas 2 juta meter kubik itu menghantam dengan keras ratusan rumah warga hingga rata dengan tanah.

Situ Gintung

Korban yang tewas kebanyakan sedang tertidur pulas.  Mereka tidak bisa menyelamatkan diri karena tumpahan air menenggelamkan rumah mereka. Korban yang tewas umumnya keluarga yang rumahnya berjarak 500 meter dari lokasi tanggul.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill