Connect With Us

Kakek Tanpa Identitas Tewas Terseret Kereta 30 Meter di Jombang

Rachman Deniansyah | Kamis, 19 September 2019 | 21:07

Ilustrasi Kecelakaan. (Jogjaku/Google / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria paruh baya tewas seketika usai tertabrak dan terseret kereta listrik ( commuter line ) jurusan Tanah Abang-Serpong, Kamis (19/9/2019) sore. 

Pria nahas itu belum diketahui identitasnya.

Informasi yang dihimpun TangerangNews, peristiwa itu terjadi di Kampung Cilalung RT 04/09, Kelurahan Jombang, Ciputat Tangerang Selatan (Tangsel). Sementara, lokasi kejadian berjarak sekitar 800 meter dari Stasiun Sudimara. 

Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika mengatakan, kakek tersebut berusia sekitar 65 tahun. Ia tersambar kereta  sekitar pukul 15.30 WIB. 

"Ciri-cirinya memakai kaos warna putih, celana levis pendek biru, rambut warna putih ubanan, memakai sandal jepit warna merah kulit putih, dan tinggi kurang lebih 165 sentimeter," tutur Endy, Kamis (19/9/2019).

BACA JUGA:

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang anak yang kebetulan melintas di rel itu. Anak usia sekolah itu kemudian melaporkan ke warga sekitar yang kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Setelah dicek ke lokasi, lanjut Endy, jasad korban ditemukan dengan kondisi luka parah.

"Tangan sebelah kanan hampir putus, kepala luka robek, kaki pergelangan sebelah kanan hampir putus, perut robek," imbuhnya.

Polisi pun kemudian berusaha mengungkap identitas korban, namun berdasarkan keterangan warga setempat, tak satu pun yang mengenal korban.

Parahnya kondisi korban diduga karena setelah tersambar, korban sempat terseret kereta puluhan meter. Jasad korban kemudian ditemukan terlentang di tengah rel. 

"Diduga korban tertabrak kereta api dan terseret sejauh 30 meter," pungkasnya.(MRI/RGI)

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

KOTA TANGERANG
Ada Diskon PBB dan BPHTB Spesial HUT ke-33 Kota Tangerang, Berlaku Sampai 21 Maret

Ada Diskon PBB dan BPHTB Spesial HUT ke-33 Kota Tangerang, Berlaku Sampai 21 Maret

Selasa, 20 Januari 2026 | 18:52

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang kembali meluncurkan program diskon dan pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill