Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane
Senin, 9 Maret 2026 | 22:52
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria paruh baya tewas seketika usai tertabrak dan terseret kereta listrik ( commuter line ) jurusan Tanah Abang-Serpong, Kamis (19/9/2019) sore.
Pria nahas itu belum diketahui identitasnya.
Informasi yang dihimpun TangerangNews, peristiwa itu terjadi di Kampung Cilalung RT 04/09, Kelurahan Jombang, Ciputat Tangerang Selatan (Tangsel). Sementara, lokasi kejadian berjarak sekitar 800 meter dari Stasiun Sudimara.
Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika mengatakan, kakek tersebut berusia sekitar 65 tahun. Ia tersambar kereta sekitar pukul 15.30 WIB.
"Ciri-cirinya memakai kaos warna putih, celana levis pendek biru, rambut warna putih ubanan, memakai sandal jepit warna merah kulit putih, dan tinggi kurang lebih 165 sentimeter," tutur Endy, Kamis (19/9/2019).
BACA JUGA:
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang anak yang kebetulan melintas di rel itu. Anak usia sekolah itu kemudian melaporkan ke warga sekitar yang kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian.
Setelah dicek ke lokasi, lanjut Endy, jasad korban ditemukan dengan kondisi luka parah.
"Tangan sebelah kanan hampir putus, kepala luka robek, kaki pergelangan sebelah kanan hampir putus, perut robek," imbuhnya.
Polisi pun kemudian berusaha mengungkap identitas korban, namun berdasarkan keterangan warga setempat, tak satu pun yang mengenal korban.
Parahnya kondisi korban diduga karena setelah tersambar, korban sempat terseret kereta puluhan meter. Jasad korban kemudian ditemukan terlentang di tengah rel.
"Diduga korban tertabrak kereta api dan terseret sejauh 30 meter," pungkasnya.(MRI/RGI)
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGMomentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews