Connect With Us

Putri Ayu, Legislator Milenial Tangsel Gugah Pemuda Tidak Apatis

Yudi Adiyatna | Senin, 28 Oktober 2019 | 23:23

Putri Ayu Anisya, 24 tahun, Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) termuda, (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) termuda, Putri Ayu Anisya, menggugah pemuda memaknai Hari Sumpah Pemuda. Menurut legislator milenial berusia 24 tahun itu, pemuda jangan bersikap apatis terhadap politik.

Putri justru menyakini, berpolitik adalah cara untuk berperan aktif membangun bangsa sebagaimana dicita-citakan para deklarator Sumpah Pemuda 91 tahun yang lalu.

Ia berpandangan, dengan berpolitik, pemuda semakin peka terhadap situasi sosial di lingkungan.

"Pengetahuan politik sangat penting, karena dengan aktif berpoilitik, kita semakin paham situasi yang terjadi. Hal ini mendorong kita juga peka pada kondisi sosial, ekonomi, budaya dan lainnya di lingkungan masing-masing,” ujar Putri Ayu saat menghadiri kompetisi Futsal yang digelar DPC PDIP dalam rangka merayakan Hari Sumpah Pemuda di MS Indoor Soccer, Serpong, Tangsel, Minggu (27/10/2019).

BACA JUGA:

Ia juga menegaskan, berpolitik juga tidak melulu harus melalui partai, namun juga melalui gagasan dan aktivitas konkret lainnya.

Menurutnya, dengan aktif di lingkungan pun, menjadi bagian dari berpolitik. Karena, kata dia, pemuda dapat menjadi penyambung lidah rakyat bila terjadi ketidakadilan.

"Sikap apatis terhadap politik harus dihindari, karena akhirnya yang rugi bukan siapa-siapa, tapi mereka yang apatis,” imbuhnya.

Ia juga menyebut, bonus demografi, yaitu situasi jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dari usia tidak produktif masih akan berlangsung di Indonesia hingga 20 tahun ke depan. Baginya, ini adalah kesempatan bagi pemuda untuk berkiprah.

"Hari ini kita tidak bisa pungkiri, jumlah pemuda bertambah setiap tahunnya. Potensi ini harus benar-benar dimanfaatkan sebagai momentuk kebangkitan. Pemuda harus menunjukkan karya terbaiknya bagi bangsa dan negara,” pungkas Ketua Fraksi PDIP di DPRD Tangsel itu.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill