Connect With Us

Massa Bakal Calon Kepala Desa Masih Demo DPRD Kabupaten Tangerang

Maya Sahurina | Senin, 21 Oktober 2019 | 16:51

Tampak massa pendukung bakal calon kepala desa yang tidak lolos melakukan demonstrasi di depan kantor DPRD Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Massa pendukung bakal calon kepala desa masih melakukan demonstrasi di depan kantor DPRD Kabupaten Tangerang. 

Pada Senin (21/10/2019),  pihak Kepolisian setempat mengawal ketat gedung DPRD Kabupaten Tangerang. 

Tampak massa pendukung bakal calon kepala desa yang tidak lolos melakukan demonstrasi di depan kantor DPRD Kabupaten Tangerang.

Unjuk rasa yang masih seputar dengan protes pelaksanaan pemilihan kepala desa itu terlihat berlangsung damai. Namun , lebih dari 100 personel Polresta Tangerang tampak bersiap siaga. Bahkan terlihat juga dua unit mobil water cannon  dan juga barakuda  yang berada di sekitar gedung. 

Pelaksana tugas harian Kapolres Kota Tangerang, AKBP Komarudin mengatakan, pengamanam berlapis dilakukan untuk menghindari massa atau oknum yang akan melakukan tindakan anarkis atau provokator.

Tampak massa pendukung bakal calon kepala desa yang tidak lolos melakukan demonstrasi di depan kantor DPRD Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :

 

“Ada sekitar 100 personel yang berjaga. Pengetatan ini terjadi lantara informasi yang didapat bahwa massa akan datang dengan jumlah banyak. Namun ternyata aksi unjuk rasa terpecah di dua wilayah, di kantor Kecamatann Teluknaga dan di sini (DPRD),” terangnya.  

Suasana di depan kantor DPRD Kabupaten Tangerang.

Salah sorang pendemo Ahmad mengatakan, masyarakat mendesak pemerintah daerah agar penyeleksian tes tertulis diulang.

"Harus ada keinginan Pemerintah Daerah untuk melakukan tes tertulis ulang. Sebab, jika lembaganya saja cacat hukum,  karena tim penyeleksinya yakni Institute for Community Development (ICD) kantornya pun tidak jelas," pungkasnya.(DBI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill