Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Setiap calon kepala desa (Cakades) di Kabupaten Tangerang saat ini tengah sibuk mensosialisasikan program unggulannya.
Tidak terkecuali di Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.
Salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) Serdang Kulon, Aden Sukarna, kembali memberanikan diri untuk maju sebagai petahana.
Baginya, mencalonkan diri menjadi Kepala Desa Serdang Kulon adalah sebuah panggilan jiwa untuk mengabdi kepada masyarakat luas.
Ia pun menyodorkan beberapa lanjutan program unggulan untuk kemajuan desanya.
"Visi misi kami menjadikan Desa Serdang Kulon yang mandiri dan Berakhlakul Karimah. Melanjutkan pembangunan dan pemberdayaan serta pembinaan terhadap masyarakat," tuturnya, Kamis (17/10/2019).
Calon Kades no urut 2 ini bercerita di masa kepemimpinannya, ia telah mendapatkan berbagai prestasi seperti penghargaan dalam gerakan sayang ibu (GSI) tingkat Nasional, Penerima prakarti utama satu tingkat Provinsi Banten, KTS, Padapa tingkat provinsi, UKM kue kering desa, serta penghargaan lainnya.
"Semoga kami selalu amanah. Kami lahir di sini besar juga di sini. Apabila terpilih kembali, kami bersama-sama masyarakat akan membangun desa yang lebih unggul lagi," ungkapnya.(RAZ/HRU)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews