Connect With Us

Kali di Pamulang Dilebarkan, Banyak Ular Berkeliaran

Rachman Deniansyah | Selasa, 5 November 2019 | 21:49

Warga saat menangkap ular yang masuk kediamannya di Perumahan Pondok Benda Indah, Jalan Bumi Raya, Pamulang, Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Proyek pelebaran kali di Perumahan Pondok Benda Indah, Jalan Bumi Raya, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) membuat warga resah. Sejak proyek itu dikerjakan, warga menemukan beberapa ekor ular.

Ular dengan beragam jenis dan ukuran itu keluar dari sarangnya dan kerap ditemukan warga di sekitar lokasi proyek.

"Apalagi setelah truk molen tercebur waktu itu. Warga sering menemukan ular," ucap Ami, salah satu warga setempat, Selasa (5/11/2019).

Peristiwa serupa terpantau Tangerangnews saat di lokasi, seekor ular berwarna gelap tengah melata di bawah guyuran hujan.

Baca Juga :

Menurut Ami, ular yang ditemukan oleh warga memiliki ukuran yang bervariasi.

"Kemarin ada yang ditangkap sama warga tuh di bawah pos," imbuhnya.

Ami mengungkapkan, fenomena tersebut membuat warga merasa khawatir. Terlebih, banyak anak-anak yang sering bermain di sekitaran proyek tersebut.

"Takut. Tapi mau gimana lagi. Semoga cepat selesai saja ini pekerjaannya," pungkasnya.(RMI/HRU)

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

KOTA TANGERANG
Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Rabu, 22 April 2026 | 18:59

UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill