Connect With Us

Ular Sanca Sepanjang 3 Meter Hebohkan Warga Babakan

Maya Sahurina | Selasa, 19 Maret 2019 | 12:00

Seekor ular sanca batik ditemukan dirumah seorang warga Jalan Kali Pasir, Kampung Babakan, RT 5/7, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (19/3/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Wajah Rumyanah, 66, warga Jalan Kali Pasir, Kampung Babakan, RT 5/7, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang tampak tegang. Pasalnya, di teras rumahnya yang menghadap ke Sungai Cisadane itu, ditemukan seekor ular sanca batik, Selasa (19/3/2019).

Bahkan, awalnya ia mengira ular yang panjangnya sekitar 3 meter itu kain yang terjatuh diantara tumpukan palet kayu, namun ketika disentuhnya, binatang jenis reftil itu pun bergerak.

"Pas saya pegang, ularnya menggeliat. Sepontan saya lari sambil berteriak-teriak," ucapnya kepada TangerangNews di lokasi.

Lanjutnya, teriakan minta tolongnya itu pun mengundang perhatian para tetangganya. Kemudian, beberapa orang pria dewasa berhamburan ke lokasi.

Setelah dipastikan binatang yang kulitnya menyerupai kain batik tersebut adalah ular sanca, beberapa pria dewasa itu pun kemudian berusaha menangkapnya.

Tak butuh waktu lama, ular itu pun berhasil dijinakkan oleh sekitar 5 orang pria dewasa.

"Tadi ditemukannya sekitar jam 9 pagi, pas saya mau mengambil pisang yang saya taruh disitu (teras rumah)," tambah Rumyanah.

Sementara, Ojos, 44, warga yang turut menangkap ular tersebut mengatakan, ukuran yang kali ini ditemukan jauh lebih kecil dibandingkan sebelumnya. Dituturkannya, di lokasi itu memang kerap ditemukan hewan yang berbahaya itu.

"Dulu sebelum pinggir Cisadane belum seperti sekarang (ditata dan dibeton), sering ditemukan ular sanca. Bahkan pernah ada yang sebesar pohon ini (Ojos memegang salah satu pohon dengan diameter sekitar 60 centimeter)," terangnya.

Untuk menjinakkan ular itu, warga pun membalut kepalanya dengan sebuah lakban. Kemudian dimasukkan ke dalam sebuat tong bekas kemasan cat.

"Kalau ada yang mau, kami mau jual. Tapi kalau tidak ada, ya kami pelihara," tukasnya.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
DPUPR Akui 16 Persen Jalan di Kota Tangerang Rusak Parah

DPUPR Akui 16 Persen Jalan di Kota Tangerang Rusak Parah

Selasa, 1 September 2026 | 11:17

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang mengakui sekitar 16 persen ruas jalan di wilayah tersebut berada dalam kondisi rusak berat dan rusak sedang.

TANGSEL
Sempat Dikira Hilang, Dua Santri Pesantren Kabur Ditemukan di Pamulang

Sempat Dikira Hilang, Dua Santri Pesantren Kabur Ditemukan di Pamulang

Selasa, 1 September 2026 | 11:36

Dua anak yang sempat dilaporkan hilang akhirnya ditemukan polisi di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), dalam kondisi selamat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill