Connect With Us

2 Pekan Terperosok ke Kali di Pamulang, Truk Molen Selesai Dievakuasi

Rachman Deniansyah | Selasa, 12 November 2019 | 17:41

Kali di Perumahan Pondok Benda Indah, Pamulang, Tangsel, (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Setelah lebih dari dua pekan terendam di bantaran kali,  Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya berhasil mengevakuasi bangkai truk molen yang terperosok ke kali di Perumahan Pondok Benda Indah, Pamulang, Tangsel Selasa (12/11/2019).

Truk bermuatan semen penuh itu terperosok kemudian terguling ke bantaran kali tersebut pada 29 Oktober 2019 lalu.

Akses yang sempit dan semen yang telah mengeras membuat proses evakuasi memakan waktu berhari-hari. Pada evakuasi pertama, Jumat (1/11/2019), petugas hanya berhasil mengangkut badan truk saja, dengan menyisakan molen yang penuh semen di bantaran kali.

"Proses evakuasi yang butuh waktu itu molen atau tabungnya, karena membawa beton cair yang sudah mulai membeku. Jadi harus digempur atau dibobok terlebih dahulu," ucap Kepala Bidang Sumber Daya Air pada DPU Kota Tangsel Rosi Yuliandi, Selasa (12/11/2019).

BACA JUGA:

Ia menerangkan, proses pembobokan beton itu memakan waktu lumayan lama. Sebab petugas harus membongkar molen itu terlebih dahulu.

"Petugas lumayan kesulitan pada saat pembobokan beton, karena memang beton yang sudah mengeras dengan ketebalan yang cukup tebal," terangnya.

Setelah dibongkar, molen diangkat menggunakan crane.

"Senin malam pakai crane lima ton. Hanya saja tidak kuat. Akhirnya diturunkan crane 15 ton. Akhirnya, seluruh bangkai molen sudah dibongkar dan diangkat. Jadi, tidak akan menjadi penyebab banjir di kawasan itu, karena memang seluruh material sudah diangkat petugas," tuturnya.

Sehingga, kata dia, warga setempat tidak perlu mengkhawatirkan terjadi banjir.

"Kalau masalah banjir, tidak akan ada. Karena seluruh material yang jatuh ke kali akan dievakuasi," pungkasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Rabu, 4 Februari 2026 | 23:51

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill