Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel
Kamis, 5 Februari 2026 | 09:42
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .
TANGERANGNEWS.com=Seorang kernet mobil truk molen tewas di lokasi pembangunan proyek toko marmer di Jalan Raya Serpong, Kampung Priang, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel, Selasa (29/1/2019) sore.
Kernet berjenis kelamin laki-laki yang belum diketahui identitasnya ini tewas seketika setelah mobil molen bermuatan semen yang ditumpanginya tersebut terguling dan menimpa tubuh sang pekerja nahas tersebut.

"Iya itu, dia kernetnya tertimpah molen, saat sedang memarkir truk," ucap Arifin Panjaitan, salah seorang warga di sekitar lokasi.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 16.00 tersebut terjadi lantaran tanah di sekitar proyek pembangunan tersebut tak kuat menahan beban truk molen saat mobil tersebut sedang diparkirkan dan hendak menurunkan muatannya.
Hingga berita ini diturunkan, jasad korban dan mobil molen yang terbalik itu pun belum bisa dievakuasi. Petugas kepolisian yang datang pun hingga kini masih menunggu datangnya mobil ambulans dan alat berat guna mengevakuasi jasad yang tergencet mobil berbobot ribuan kilogram tersebut.
"Lagi nunggu crane. Karena tanahnya khawatir amblas lagi," ucap Arifin.(MRI/RGI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .
TODAY TAGKuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?
Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews