Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) kini memperbolehkan bagi pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) menggunakan kendaraan pribadinya saat melakukan uji praktik berkendara.
Hal tersebut diungkapkan Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Bayu Marfiando saat ditenui di ruangannya, Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Senin (18/11/2019).
Bayu mengatakan, penggunaan kendaraan pribadi itu diperbolehkan guna memberikan kemudahan bagi para pemohon dalam menjalani uji praktik berkendara.
Menurutnya, jenis kendaraan semakin berkembang, sehingga tidak semua masyarakat bisa menggunakan kendaraan yang disediakan oleh pihak penguji SIM.
“Yang kami sediakan di kantor Satpas SIM Cilenggang itu kendaraan manual, sementara tidak semua pemohon bisa menggunakan kendaraan manual. Makanya kami perbolehkan pemohon menggunakan kendaraan yang dia bawa. Misalnya jenis matic yang pemohon miliki,” ungkapnya.
Baca Juga :
Namun, kata Bayu, penggunaan kendaraan pribadi itu harus sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap) nomor 9 tahun 2012.
“Nanti pihak petugas uji praktek yang akan mengatur traffic conenya sesuai aturan di dalam Perkap nomor 9 tahun 2012, agar disesuaikan jarak dengan ukuran kendaraan pribadi milik pemohon SIM dalam uji praktiknya,” terang Bayu.
Selain itu, agar pemohon SIM dapat menjalani ujian praktik dengan lancar, Bayu juga mengizinkan kepada masyarakat untuk menggunakan lahan praktik untuk latihan berkendara di lokasi Satpas.
“Silahkan gunakan trek uji praktik berkendara kami untuk latihan, agar para pemohon dapat dengan mudah lulus saat diuji, asal digunakannya sore hari setelah jam kerja selesai,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKetua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews