Connect With Us

HKN ke-55, Dinkes Tangsel Beri Bukti Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Tangsel

Advertorial | Rabu, 20 November 2019 | 16:41

Kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 di Lapangan Kecamatan Pamulang, Jalan Siliwangi, Pamulang Barat, Pamulang, Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 yang jatuh pada hari  Sabtu (16/11/2019) di Lapangan Kecamatan Pamulang, Jalan Siliwangi, Pamulang Barat, Pamulang, Tangsel.

Peringatan yang berlangsung meriah itu menjadi ajang pembuktian Dinkes Tangsel atas segala capaian yang diraihnya.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, keberhasilan ini ditunjukkan, oleh salah satunya dengan adanya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di setiap tahunnya. 

"IPM yang menjadi salah satu parameter tingginya angka harapan hidup di Tangsel," kata Benyamin.

Selain itu, prestasi pun dibuktikan dengan perbaikan atas dua isu utama, yaitu menurunnya angka stunting di Tangsel dan perbaikan terhadap jaminan ksehatan nasional. 

Kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 di Lapangan Kecamatan Pamulang, Jalan Siliwangi, Pamulang Barat, Pamulang, Tangsel.

Benyamin mengatakan, sesuai dengan tema yang diusung, tentunya prestasi itu merupakan hal luar biasa, terutama dalam mewujudkan generasi sehat, Indonesia unggul. 

"Dengan target meningkatkan angka harapan hidup masyarakat," imbuhnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, HKN ke-55 ini pihaknya memberikan bukti kepada masyarakat, atas capaian yang telah diraihnya.

"Salah satunya Kota Sehat Tingkat Wistara, yaitu penghargaan dengan tingkat puncak (tertinggi). Selain itu juga kita dapat penghargaan Kantin Sehat tingkat Nasional, dalam hal ini diwakilkan oleh kampus ITI," tuturnya. 

Baca Juga :

 

Dilanjutkan Deden, selain sederet penghargaan tersebut, pihaknya pun telah berhasil meningkatkan tingkat kepuasan pelayanan kesehatan, khususnya kepuasan masyarakat di yang menikmati fasilitas Puskesmas. 

"Hal itu berdasarkan survey yang kami lakukan setiap tahunnya. Alhamdulillah tingkat kepuasan pelayananannya cukup tinggi," ujar Deden.

Sederet torehan prestasi itu, kata Deden, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah dan warga Tangsel. 

"Bahwa kepedulian terhadap kesehatan harus tetal diupayakan," terangnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tangsel Iin Sofiawati menuturkan, dalam HKN kali ini, pihaknya juga memberi berbagai penghargaan bagi setiap pihak yang terlibat dalam mendukung atas sederet prestasi yang telah diraih.

"Salah satunya pada lokus-lokus saat dilakukan verifikasi Kota Sehat. Selain itu penghargaan juga diberikan kepada ASN yang paripurna (pensiun), tenaga medis teladan, dan puskesmas berprestasi," tuturnya. 

Selain itu, untuk meramaikan perayaan HKN kali ini, pihaknya juga menggelar berbagai lomba. 

"Selain lomba senam, adapula lomba inovasi puskesmas. Jadi masing-masing puskesmas saling berlomba menghasilkan inovasi baru dalam bidang pelayanan,"  pungkasnya. (ADV)

BANDARA
Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Jumat, 20 Februari 2026 | 20:05

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membagikan total 67.200 boks takjil gratis kepada para penumpang yang menjalankan ibadah puasa di Terminal 1, 2, dan 3.

OPINI
Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:16

Penggunaan senjata termal dan thermobarik (thermal weapons) yang digunakan Israel, untuk menghancurkan gedung-gedung pemukiman warga Gaza Palestina, dan menyebabkan ribuan jasad warga Palestina menguap tanpa sisa

NASIONAL
Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Senin, 23 Februari 2026 | 15:10

Fenomena “working poor” makin mengemuka di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan bahwa memiliki pekerjaan tidak selalu menjamin kesejahteraan hidup.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill