Connect With Us

Dinkes Tangsel Gelar Gebyar Imunisasi Sekolah

Advertorial | Selasa, 13 Agustus 2019 | 21:48

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany saat memberikan sambutannya dalam kegiatan gebyar imunisasi sekolah di Graha Widya Bhakti, Puspiptek, Setu, Kota Tangsel, Selasa (13/8/2019). (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany membuka gebyar imunisasi sekolah bertempat di Graha Widya Bhakti, Puspiptek, Setu, Kota Tangsel, Selasa (13/8/2019). 

Gebyar Imunisasi Sekolah tahun ini mengangkat tema “Ciptakan Generasi Penerus yang Sehat Melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)”. Kegiatan ini akan berlangsung di bulan Agustus dan November 2019.

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany saat memberikan sambutannya dalam kegiatan gebyar imunisasi sekolah di Graha Widya Bhakti, Puspiptek, Setu, Kota Tangsel, Selasa (13/8/2019).

Airin mengungkapkan, ada tahapan pada bayi lahir yang menjadi kewajiban dari orangtua, yaitu hak anak terdaftar melalui akta kelahiran, kedua memberikan dan memastikan anak sehat dan tumbuh kembang anak di periode emas tahun pertama dengan salah satu ikhtiar yakni melalui imunisasi. Yakni imunisasi rutin maupun pilihan. 

"Imunisasi bagian dari ikhtiar kita,  pemerintah mengajak masyarakat yang memiliki keyakinan dengan melalui imunisasi maka akan melakukan pencegahan terhadap penyakit yang timbul di kemudian hari. Wwalaupun tidak menjadi jaminan 100. Imunisasi bagian kecil dari ikhtiar kita untuk membuat anak-anak Indonesia menjadi anak yang sehat, anak-anak cerdas, berguna bagi nusa dan bangsa," ungkapnya. 

Airin berharap, ratusan orang yang hadir di sini bisa menyampaikan kepada yang lainnya, kalau di sekolah tidak bisa imunisasi, maka 29 Puskesmas di Tangsel siap melakukan imunisasi. Terlebih masyarakat yang memiliki KTP Tangsel, biaya imunisasi sudah ditanggung Pemkot Tangsel. 

"Mudah-mudahan kehadiran bapak ibu bisa melakukan sosialisasikan gebyar imunisasi anak sekolah ini," imbuhnya 

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Tulus Muladiyono menjelaskan, kegiatan gebyar imunisasi sekolah ini diikuti sebanyak 200 peserta. 

Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memberikan sosialisasi bulan imunisasi anak sekolah di bulan Agustus dan November dengan memberikan vaksinasi campak. Sementara untuk kelas 2 hingga 5 pemberian imunisasi tetanus difteri dan difteri tetanus. 

" Pemberian imunisasi ini merupakan lanjutan dari imunisasi lengkap, penguatan dari imunisasi dasar. Kami berharap perhatian dari sekolah, petugas Puskesmas untuk melakukan pendataan imunisasi anak sekolah," pungkasnya.(ADV)

KAB. TANGERANG
Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:14

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat sistem pendampingan hukum dan psikologis untuk korban kekerasan seksual.

SPORT
Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55

Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.

KOTA TANGERANG
Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:46

SMK Budi Luhur melakukan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kreatif nasional dengan melakukan kunjungan kerja dan audiensi ke Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill