Connect With Us

Pemkot Tangsel Evaluasi Saber Pungli 2019

Yudi Adiyatna | Kamis, 26 Desember 2019 | 22:29

Kegiatan evaluasi saber pungli bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Puspemkot Tangsel, Kamis (26/12/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan evaluasi saber pungli bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bertempat di Aula Puspemkot Tangsel, Kamis (26/12/2019).

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, menjelaskan, bahwa keberadaan tim saber pungli sangat berperan dalam melakukan pemberantasan korupsi. Selain itu juga pelayanan akan semakin maksimal diberikan kepada masyarakat.

Meskipun Kota Tangsel sudah tidak memiliki Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan (TP4), sebab regulasi yang diminta pusat untuk menghapuskan kebijakan tersebut. Namun dirinya terus mengingatkan bahwa harus ada sebuah gerakan dan kebijakan baru yang memang sedang disiapkan.

”Saya tidak tahu kebijakannya seperti apa. Tapi saya yakin hal tersebut akan meningkatkan pengawasan terhadap pelayanan yang dilakukan di Kota Tangsel,” ujar Airin. 

Sementara Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan bahwa tugas tim saber pungli juga harus dilakukan seluruh kelompok kerja (pokja) terutama bagian pengawasan. Sehingga diharapkan bahwa nantinya penyalahgunaan anggaran tidak terjadi. Meskipun sampai saat ini tidak ada temuan, bukan berarti anggota tim bisa dan lengah.

”Ini adalah tugas semua pokja. Lakukan pencegahan semaksimal mungkin. Berikan yang terbaik untuk Tangsel dan pembangunannya,” ujar Benyamin.

Dia juga meminta kepada seluruh anggota tim untuk segera menyusun program kerja apa saja yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang. Sehingga semua kegiatan bisa terstruktur dan sistematis. 

 

"Sehingga pencegahan dan pengawasan dilakukan secara maksimal," katanya.

Sementara Waka Polres Tangsel Kompol Didik Putro Kuncoro menjelaskan mengenai teknis pelaksanaan dan pembentukan satgas dalam proses pengawasan dan pencegahan pungli di wilayah Tangsel, seperti surat keputusan sampai dengan anggota tim yang diketuainya.(MRI/RGI)

NASIONAL
Gaji PPPK Resmi Ditanggung APBN 2027 Sebesar Rp23 Triliun, DPR Dorong Afirmasi Honorer Senior

Gaji PPPK Resmi Ditanggung APBN 2027 Sebesar Rp23 Triliun, DPR Dorong Afirmasi Honorer Senior

Selasa, 6 Oktober 2026 | 22:38

Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.

KOTA TANGERANG
Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:13

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill