Connect With Us

Wabah Ulat Bulu Serang Tanaman & Rumah Warga di Ciputat

Rachman Deniansyah | Rabu, 15 Januari 2020 | 15:22

Ulat Bulu. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 TANGERANGNEWS.com-Serangan wabah ulat bulu meresahkan warga Perumahan Hakiki RT 05/02, Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. Selain menyerang tanaman, ulat bulu itu juga kerap masuk ke rumah-rumah warga.

Petugas keamanan perumahan tersebut, Nadi, 38 mengatakan, wabah ulat bulu mulai menyerang rumah warga dan tanaman sejak seminggu lalu. 

"Mulai ketahuan itu seminggu lalu, lama kelamaan banyak banget. Awalnya cuma ada di pohon yang ada di lapangan, sama di depan gerbang," kata Nadi kepada TangerangNews, Rabu (15/1/2020).

Ulat Bulu

Namun, kata Nadi, semakin lama ulat bulu itu kian bertambah banyak dan menyebar. Kawanan ulat bulu itu pun mulai masuk ke rumah warga.

"Iya banyak banget, kalau kita nongkrong aja biasa gitu, banyak kita temuin. Terus mulai juga masuk ke rumah warga," tututnya.

Selain itu, kawanan ulat bulu juga ditemukan di tembok rumah warga. Bahkan akibat serangan itu, ada beberapa warga yang mengalami gatal-gatal. 

"Ada beberapa, jadi bentol-bentol gitu banyak. Jadi dia (korban ulat bulu) lagi jemur handuk. Terus pas dipakai, dia gatal-gatal terus bentol. Eh ternyata benar, pas dilihat ada ulat bulunya," terangnya.

Nadi menambahkan, serangan ulat bulu itu bahkan sempat melebar ke warga di luar perumahan tersebut.

"Warga yang ngontrak di samping perumahan ini juga jadi korban.  Pada bentol-bentol gitu," tambahnya. 

Atas serangan ulat bulu itu, warga pun langsung melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel.

Kemudian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pun langsung merespon dengan melakukan penyemprotan menggunakan cairan anti serangga, Selasa (14/1/2010) kemarin. 

"Ada petugas Damkar tinggal di sini. Terus kemarin disemprot. Alhamdulillah sekarang mendingan," ujar Nadi. 

Meski begitu, di lokasi masih terdapat beberapa ulat bulu yang terlihat di jalanan, rumah warga dan masuk ke pos petugas keamanan.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

TEKNO
Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Kamis, 23 April 2026 | 22:49

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan kerja sampingan melalui grup Telegram.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

KAB. TANGERANG
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Kamis, 23 April 2026 | 22:00

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud menyoroti polemik kebijakan alih fungsi lahan sawah dan pertanian khususnya di kawasan Kecamatan Teluknaga yang disinyalir melanggar regulasi Pemerintah Pusat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill