Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Selama tahun 2019, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah menangkap berbagai jenis ular. Sebanyak 22 ekor ular yang ditangkap itu melata di wilayah Tangsel.
Dari puluhan ekor ular itu, tujuh diantaranya ditangkap saat musim penghujan ini.
BACA JUGA:
"Kalau untuk di musim penghujan ini ada sekitar tujuh ular yang berhasil ditangkap. Namun total yang kita tangani sepanjang tahun 2019, ada 22 ekor ular," ucap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi di Kantornya yang terletak di Jalan Melati Mas Blok J, Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangsel, Senin (23/12/2019).
Uci menuturkan, puluhan ular yang ditangkap itu diantaranya jenis ular kobra, piton, weling, dan lainnya. Namun, didominasi ular jenis kobra dan piton.

"Tapi pada umumnya kobra itu anakan (ukuran kecil), kemudian piton juga cukup banyak," tuturnya.
Uci menerangkan, penangkapan hewan melata itu dilakukan atas adanya laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan ular di sekitarnya.
"Hampir di semua kecamatan ada, tapi Serpong Utara kami belum ada laporan. Kalau Pamulang, Ciputat dan Ciputat Timur ada laporan," kata Uci.
Uci mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Terutama saat ini Tangsel tengah memasuki musim penghujan.
"Akhir-akhir ini sedang berkembang biak ular. Kami imbau kepada warga untuk tetap waspada. Jika menemukan ada ular segera lapor ke instansi terkait, ada Damkar, Satpol PP dan juga bisa hubungi komunitas reptile yang ada," imbau Uci.
Terakhir, kata Uci, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel baru saja berhasil menangkap ular jenis piton dengan ukuran panjang mencapai 4,5 meter dan berat sekitar 25 kilogram di wilayah Pamulang.(MRI/RGI)
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGSalah satu destinasi wisata ikonik di Kota Tangerang, Jembatan Kaca Berendeng, terpaksa harus ditutup sementara untuk umum.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews