Connect With Us

Sepanjang 2019, Damkar Tangsel Tangkap Puluhan Ular

Rachman Deniansyah | Senin, 23 Desember 2019 | 18:20

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan menunjukan ular kobra yang berhasil diamankan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Selama tahun 2019, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah menangkap berbagai jenis ular. Sebanyak 22 ekor ular  yang ditangkap itu melata di wilayah Tangsel. 

Dari puluhan ekor ular itu, tujuh diantaranya ditangkap saat musim penghujan ini.

BACA JUGA:

"Kalau untuk di musim penghujan ini ada sekitar tujuh ular yang berhasil ditangkap. Namun total yang kita tangani sepanjang tahun 2019, ada 22 ekor ular," ucap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi di Kantornya yang terletak di Jalan Melati Mas Blok J, Pondok Jagung,  Serpong Utara, Tangsel, Senin (23/12/2019). 

Uci menuturkan, puluhan ular yang ditangkap itu diantaranya jenis ular kobra, piton, weling, dan lainnya. Namun, didominasi ular jenis kobra dan piton.

"Tapi pada umumnya kobra itu anakan (ukuran kecil), kemudian piton juga cukup banyak," tuturnya.

Uci menerangkan, penangkapan hewan melata itu dilakukan atas adanya laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan ular di sekitarnya.

"Hampir di semua kecamatan ada, tapi Serpong Utara kami belum ada laporan. Kalau Pamulang, Ciputat dan Ciputat Timur ada laporan," kata Uci.

Uci mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Terutama saat ini Tangsel tengah memasuki musim penghujan.

"Akhir-akhir ini sedang berkembang biak ular. Kami imbau kepada warga untuk tetap waspada. Jika menemukan ada ular segera lapor ke instansi terkait, ada Damkar, Satpol PP dan juga bisa hubungi komunitas reptile yang ada," imbau Uci. 

Terakhir, kata Uci, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel baru saja berhasil menangkap ular jenis piton dengan ukuran panjang mencapai 4,5 meter dan berat sekitar 25 kilogram di wilayah Pamulang.(MRI/RGI)

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill