KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Insiden penusukan yang dilakukan oleh seorang suami terhadap istrinya di Pemurahan Viola Residence, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Selasa (4/1/2020), membuat trauma bagi tetangganya.
Seperti yang dirasakan Christine, tetangga yang tinggal persis di samping rumah Azwar Aditya Putra, pelaku yang menusuk istrinya, Siska Meylani.
Menurut Christine, pasangan suami istri itu memang sering terlibat pertengkaran.
"Mereka tinggal di sini baru, dan memang keduanya sering berantem. Tapi, yang kaya begini (penusukan), nakutin banget. Kejadian begini baru kali ini," kata Christine di halaman rumahnya.
Christine mengungkapkan, ketakutan dan traumanya itu memuncak ketika ia melihat pelaku masih menggenggam pisau yang berlumuran darah.
"Dia pegang pakai tangan kanannya, dan itu masih ada darahnya. Dia langsung keluar, bawa pisau. Saya takut dan trauma di situ. Apalagi pas ke dalam rumahnya, itu darah semua di lantai," ungkapnya.
Terlebih, kata dia, korban yang saat itu ditemukan terkapar dalam kondisi sangat mengenaskan.
"Kata suami saya yang masuk pertama kali ke rumah korban, keadaan korban sangat mengenaskan, luka tusukan itu sudah tak layaknya dilakukan ke manusia, tusukan di sekujur tubuh. Pas di bawa keluar pun darahnya menetes," paparnya.
Kini, ia pun terus merasa khawatir. Ia berharap kejadian semacam itu tak terulang lagi di sekitar tempat tinggal.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews