Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta
Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang di sekitarnya mengakibatkan banjir di beberapa titik.
Setidaknya sementara ini di Pondok Aren, Kota Tangsel, sudah terdapat tiga wilayah yang terendam banjir.
"Kalau terpantau saat ini, yaitu Kampung Bulak, Pondok Maharta, dan Jurangmangu Barat," papar Kepala Seksie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Ade Wahyudi, saat dihubungi, Selasa (25/2/2020).
Dikatakan Ade, data tersebut masih dalam perkembangan. Artinya, bisa saja bertambah.
"Data itu masih dalam proses. Baru ada beberapa, jadi masih ada perkembangan terus," sambungnya.
Dari ketiga wilayah itu, lanjut Ade, banjir terparah terdapat di wilayah Kampung Bulak. "Di sana banjirnya di 1 sampai 1,5 meter," tuturnya.
Ia mengatakan, hingga saat ini, timnya masih bersiaga di setiap wilayah terdampak banjir.
"Karena terpantau masih banjir, teman-teman masih stand by (bersiaga) di Kampung Bulak dan Maharta," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TODAY TAGProgram sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews