Connect With Us

Tiga Wilayah di Pondok Aren Terendam Banjir

Rachman Deniansyah | Selasa, 25 Februari 2020 | 13:37

Banjir di Perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang di sekitarnya mengakibatkan banjir di beberapa titik.

Setidaknya sementara ini di Pondok Aren, Kota Tangsel, sudah terdapat tiga wilayah yang terendam banjir.

"Kalau terpantau saat ini, yaitu Kampung Bulak, Pondok Maharta, dan Jurangmangu Barat," papar Kepala Seksie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Ade Wahyudi, saat dihubungi, Selasa (25/2/2020).

Dikatakan Ade, data tersebut masih dalam perkembangan. Artinya, bisa saja bertambah. 

"Data itu masih dalam proses. Baru ada beberapa, jadi masih ada perkembangan terus," sambungnya. 

Dari ketiga wilayah itu, lanjut Ade, banjir terparah terdapat di wilayah Kampung Bulak. "Di sana banjirnya di 1 sampai 1,5 meter," tuturnya. 

Ia mengatakan, hingga saat ini, timnya masih bersiaga di setiap wilayah terdampak banjir. 

"Karena terpantau masih banjir, teman-teman masih stand by (bersiaga) di Kampung Bulak dan Maharta," pungkasnya.(RMI/HRU)

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill