Connect With Us

Pasca Banjir, Sampah Berserakan di Jembatan Ciledug

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 25 Februari 2020 | 12:34

Petugas membersihkan sampah liar yang sempat tergenang di samping Jembatan Raden Fatah, Ciledug, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Lautan sampah menumpuk di Jembatan Raden Fatah, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Sampah yang dibuang sembarangan oleh warga ini berserakan pasca banjir menggenangi kawasan tersebut.

"Sampahnya kalau tadi pagi banyak yang menggenang di antara banjir. Ini saja sudah tercium baunya," ungkap Agus, warga Ciledug, Selasa (25/2/2020). 

Agus mengaku sampah liar itu memang kerap menumpuk di lokasi. Padahal, jalur tersebut menjadi perlintasan air dikala hujan menguyur Kota Tangerang dengan intensitas tinggi.

Sementara jembatan hanya dibangun untuk satu jalur saja, yakni arah Ciledug-Pondok Aren. 

"Sering. Padahal pemerintah baru membangun jembatannya sebelah saja, jadi kalau banjir ya sampah di sini menjadi persoalan juga," ucapnya. 

Sementara Camat Ciledug Syarifudin saat dikonfirmasi mengeklaim sampah yang menumpuk tersebut sudah dibersihkan Pemkot Tangerang.

Menurutnya, itu merupakan ulah warga yang membuang sampah sembarangan. 

"Sudah dibersihkan. Kondisinya sudah normal. Itu kebanyakan (yang buang) warga Tangsel," katanya.(RMI/HRU)

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill