Connect With Us

Camat Minta Maaf Salahkan Gubernur Banten

Rachman Deniansyah | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:08

Camat Pondok Aren Makmun Sagita didampingi dengan Lurah Jurang Mangu Barat beserta jajarannya, saat menemui keluarga yang diberitakan telah meninggal akibat virus Corona, Selasa (17/3/2020) (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Bantahan Camat Pondok Aren, Makmun Sagita,  bahwa tidak ada warganya yang meninggal dunia akibat virus corona ditanggapi Kepala Bidang Aplikasi, Informatika, Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Banten, Amal Herawan.

Amal mengatakan, bantahan Camat atas informasi yang disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) tersebut keliru.

“Sudah, Camatnya sudah minta maaf tuh, (dia) salah," kata Amal kepada TangerangNews, Selasa (17/3/2020).

Dikatakan Amal bahwa pasien yang dimaksud oleh Wahidin Halim berbeda dengan orang yang dimaksud Camat Pondok Aren. 

Menurutnya, untuk kasus Corona, identitas pasien tidak boleh dijelaskan secara detail. 

"Beda lah, kan tidak boleh menyebutkan data pribadi. Kita dan Pak Gubernur tidak menyebutkan data pribadi," pungkasnya.

Sebelumnya, dalam video berdurasi 2:13 detik, Camat Pondok Aren yang didampingi Lurah Jurang Mangu Barat beserta jajarannya, menyampaikan bahwa tidak ada warganya yang meninggal akinat virus Corona. 

Amal menegaskan, tidak ada warganya yang meninggal dunia akibat virus corona. Bahkan, dalam video tersebut, ia menghadirkan orang tua dari Amelia, warga Pondok Aren yang baru kembali dari Singapura. Amal menduga, pasien meninggal akibat Covid-19 tersebut adalah Amelia.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill