Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com-Misteri siapa sosok yang akan mendampingi Siti Nur Azizah bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan dijawab Denny Charter, juru bicara Azizah. Namun misteri tersebut masih tetap menjadi rahasia.
Denny mengatakan, saat ini Azizah telah memiliki beberapa calon pendampingnya untuk berkontestasi di Pilkada Tangsel.
"Kami sampaikan, saat ini sudah ada beberapa calon wakil (Azizah) yang sesuai dengan kriteria. Akan segera diumumkan setelah koalisi partai pendukung terbentuk," ujar Denny kepada awak media, Sabtu (21/3/2020).
Meski begitu terkait beredarnya kabar Azizah akan menggandeng Dudung E. Direja, mantan Sekretaris Daerah Kota Tangsel sebagai wakilnya, Denny membantah isu tersebut.
"Ibu Azizah sampai saat ini tidak pernah ada komunikasi dengan Dudung. Apalagi sampai deal-deal menjadi wakil wali kota," terangnya.
Sementara terkait dukungan partai politik, Denny menyakinkan, bahwa Azizah telah mendapatkan dukungan parpol yang cukup untuk melaju meraih kursi Wali Kota Tangsel.
"Azizah sudah memiliki cukup dukungan parpol, tetapi saat ini masih menunggu beberapa partai yang menyatakan ingin bergabung," pungkasnya.(RMI/HRU)
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGCellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Warga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews