Connect With Us

Jadi Model Komunitas Fotografer Tangsel, Azizah Bertabur Dukungan

Mohamad Romli | Sabtu, 7 Maret 2020 | 09:36

Bakal Calon Wali Kota Tangsel Siti Nur Azizah saat menjadi model pemotretan Komunitas Fotografer dan Videografer Tangsel, Jumat (6/3/2020) sore. (TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Aktivitas berbeda dilakoni Bakal Calon Wali Kota Tangerang Selatan Siti Nur Azizah. Ia berkesempatan menjadi model pemotretan Komunitas Fotografi dan Videografi Tangsel.

Azizah pun menjadi fokus bidikan lensa kamera anggota komunitas yang beranggotakan kaum milenial Tangsel tersebut.

Kehadiran Azizah di tengah-tengah para fotografer muda di Cafe Kebon Latte, Jalan H. Jamat, Ciater, Serpong, Jumat (6/3/2020) sore tersebut bertabur pujian, salah satunya dari Maftuh.

"Ibu Azizah orangnya asyik. Saya berharap bila Ibu Siti Nur Azizah memimpin Kota Tangerang Selatan, bisa memajukan dunia fotografi," ujarnya.

Ia juga berharap, pertemuan itu terus berkelanjutan serta bisa menggelar acara bersama. 

"Semoga kami bisa bertemu lagi dengan Ibu Siti Nur Azizah, dan semoga cita-cita beliau mengemban amanah masyarakat Kota Tangerang Selatan (menjadi Wali Kota) tercapai," harapnya.

Senada, Bowo Lukito anggota komunitas Fotografi dan Videografi Tangsel lainnya mengungkapkan rasa terima kasihnya karena Azizah di tengah kesibukannya, masih menyempatkan waktu bertemu dengan mereka.

"Kami memohon untuk mengadakan event agar kami bisa terus bersemangat," katanya.

Azizah pun tampak antusias. Ia menyebut, fotografer dan videografer adalah pekerja kreatif yang profesional.

"Kalau yang memberikan dukungan para fotografer tentu tidak akan salah pilih. Karena fotografer adalah para pekerja kreatif yang profesional. Matanya lebih jeli dari siapapun. Bahkan untuk melihat pun mereka tak perlu dua mata, cukup satu. Ya...satu mata yang terhubung dengan hati nurani. Sehingga tercipta citra gambar yang indah luar biasa," ucapnya.

Bagi Azizah, memimpin Tangsel juga tak ubahnya mengulik fotografi agar hasilnya indah. Sehingga, kata dia, Tangsel harus dibangun dengan pendekatan yang estetik, autentik, dan organik. 

"Dengan semangat estetik kita ubah semua menjadi indah dan cantik. Dengan autentik kita tampilkan jatidiri dari potensi yang ada, dan kearifan lokal masyarakat Tangsel yang harus terus kita jaga. Dengan organik kita pancarkan kolaborasi rakyat dalam menyambut Tangsel lebih maju dan berkelas dunia," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:22

Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

BISNIS
Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:01

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) resmi mengumumkan perpindahan Kantor Cabang (KC) Tangerang 4 Tigaraksa ke lokasi baru yang lebih strategis, demi memberikan pelayanan yang lebih prima dan nyaman bagi nasabah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill