Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat
Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TANGERANGNEWS.com-Siti Nur Azizah turun menyapa masyarakat Tangerang Selatan, blusukan ke Pasar Tradisional Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (8/3/2020) pagi.
Kedatangan Putri Wapres Maruf Amin di tengah hiruk pikuk pasar itu pun, disambut riuh para pedagang dan warga yang tengah berbelanja.
Saling melempar senyum, Azizah menyapa para pedagang, seraya mendengarkan keluh kesah mereka.
Bahkan sesekali, dengan jiwa keibuannya, Azizah pun memborong beberapa bahan belanjaan, seperti daging, sayur mayur, ayam, tahu, tempe, dan lainnya.
Menurutnya, blusukan ini sengaja dilakukan untuk menyapa dan mendengarkan segala keluh kesah para pedagang dan warga di pasar tradisional tersebut.
Sebab, bakal Calon Wali Kota Tangsel itu menilai bahwa pasar tradisional merupakan jantung perekonomian Tangsel sebenarnya.
"Oh saya senang banget, saya senang sekali di pasar tradisional ini soalnya. Saya ingin mendengarkan apa yang diinginkan mereka," ujar Azizah usai blusukan tersebut.
Azizah mengungkapkan, pedagang dan warga sangat mengharapkan pasar tradisional ini menjadi tempat yang nyaman.
Hal itu juga, kata Azizah, yang kini menjadi salah satu fokus dalam pencalonannya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel 2020 ini.
"Semua harapannya saya kira sangat wajar. Mereka menginginkan suasana pasar yang cukup nyaman dan saya kira itu juga jadi tanggung jawab pemerintah, karena memang harus ditata lebih baik lagi," pungkas Azizah. (RAZ/RAC)
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TODAY TAGSebuah video yang memperlihatkan kontras kondisi jalan di perbatasan Provinsi Banten dan Jawa Barat menjadi sorotan warganet.
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang mengerahkan sebanyak 274 personel untuk membantu penanganan banjir yang terjadi di wilayah hukumnya.
Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews