Connect With Us

15 Orang Positif Corona, Pemkot Tangsel Mulai Pikirkan Peta Sebarannya

Rachman Deniansyah | Rabu, 25 Maret 2020 | 22:22

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memberikan keterangan kepada wartawan terkait kondisi kesehatan Airin terkini, Rabu (25/3/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kasus penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Kota Tangerang Selatan terus meningkat.

Menurut data terakhir yang dirilis Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Tangsel pada Rabu (25/3/2020) pukul 15.30 WIB, terdapat sebanyak 202 orang dalam pemantauan (ODP) dan 89 pasien dalam pengawasan (PDP)

Sementara, untuk pasien yang terkonfirmasi positif terjangkit virus Corona telah mencapai 15 orang dengan 4 orang dinyatakan meninggal dunia.

Kini, Pemerintah Kota Tangsel pun mulai memikirkan untuk merilis peta penyebarannya. 

"Nanti akan ada pemetaan wilayahnya. ODP di titik mana, PDP di titik mana," ungkap Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie usai memimpin rapat Gugus Tugas COVID-19 di wilayah Serpong, Tangsel, Rabu (25/3/2020).

Namun, menurutnya, hal itu masih perlu dikaji secara matang. Selama ini, kata dia, Pemkot Tangsel bersama tim Gugus Tugas COVID-19 masih mempertimbangkan tingkat keresahan masyarakat.

"Kita bisa saja melakukan itu, cuma kemudian kalau menimbulkan tingkat keresahan yang berlanjut di masyarakat, itu pertimbangan kita," terangnya. 

Senada dengannya, Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kota Tangsel Tulus Muladiono mengatakan, peta penyebaran itu hingga kini belum dikeluarkan juga karena pertimbangan lain. Ia menilai bahwa masyarakat Tangsel belum siap. 

"Untuk menampilkan penyebaran itu, sekarang kan masalahnya kita belum siap.  Masyarakaat kita social distancing saja belum bisa nurut.  Apalagi physical distancing, kita harus siap.  Kalo enggak siap kan susah. Kalau sudah siap, baru kita bisa ini loh petanya, posisinya," tutupnya. (RMI/RAC)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill