Connect With Us

Paramedis RSPI yang Sigap

Mohamad Romli | Sabtu, 28 Maret 2020 | 13:35

Pengumuman bagi pengunjung di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta. (Istimewa / Istimewa)

 

Berbeda dengan pengalamannya di RSUD Kabupaten Tangerang sebagai rumah sakit rujukan pasien COVID-19 yang diceritakan Panji pada artikel yang tayang di TangerangNews sebelumnya. Di RSPI Sulianti Saroso, Panji segera mendapatkan tindakan dari Paramedis.

"Minggu, 16 Maret 2020 sore, ditemani seorang teman saya berangkat dengan mengendarai mobil sendiri dari Serpong menuju Sunter, Jakarta Utara. Dalam kondisi badan demam mengigil, saya pun akhirnya tiba di RSPI," ujar Panji kepada TangerangNews, Sabtu (28/3/2020).

"Begitu tiba saya langsung menuju tempat pemeriksaan atau semacam pos pemantauan COVID-19 yang banyak terdapat orang mengantri untuk dilakukan pemeriksaan," sambungnya.

Saat itu, waktu menunjukkan pukul 19.00 WIB. Panji melihat antrean panjang mereka yang akan memeriksakan diri COVID-19. Sementara, waktu pelayanan pemeriksaan hanya sampai pukul 21.00 WIB.

Panji yang memang sudah mengantongi hasil diagnosa dokter serta membawa kartu Kartu Kewaspadaan Kesehatan yang didapatkan saat kepulangannya dari Malaysia pada 2 Maret 2020, langsung menuju petugas yang berjaga. Oleh petugas, Panji ditanya riwayat perjalanan ke luar negeri selama 14 hari terakhir serta keluhan yang dirasakan.

Ia menjawab tanpa ragu bahwa 28 Februari 2020 melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur hingga merasakan gejala COVID-19.

"Saya pun menjawab tanpa ragu, mendengar jawaban saya, oleh salah seorang petugas keamanan saya pun kemudian dibawa ke ruang observasi untuk dilakukan pemeriksaan tanpa perlu mengambil nomor urut antrian pemeriksaan," ujarnya Sabtu (28/3/2020).

Di ruang observasi tersebut, Panji kemudian diberikan bantuan pernafasan melalui selang oksigen dan langsung melakukan tes sampel darah dan foto rontgen paru-paru. 

"Dua jam observasi, petugas pun kemudian menyatakan saya berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan harus dilakukan perawatan di RSPI untuk dilakukan observasi lebih lanjut," tambahnya.

 

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill