Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat bantuan berupa Rapid Test Kit atau alat pendeteksi dini untuk virus Corona, Kamis (9/4/2020).
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, pihaknya berterima kasih banyak kepada Sinar Mas Land yang telah membantu masyarakat melalui Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
“Tentu akan kami salurkan kepada masyarakat, baik untuk kebutuhan pokok, APD dan alat pendeteksi dini atau Rapit Test Kit ini,” ujar Airin.
Untuk diketahui, sudah berulang kali Sinar Mas Land membantu pemerintah daerah. Kali ini diwakili Corporate Governance and Sustainability Division Head, Ignesjz Kemalawarta didampingi oleh Corporate Affairs Division Head, Dony Martadisata dan Tim CSR PT. BSD menyerahkan bantuan sebanyak 500 Rapid Test Kit kepada Pemerintah Kota Tangsel.

Bantuan sebanyak 500 RTK ini merupakan bagian dari 25.000 RTK yang dibagikan oleh Sinar Mas Land kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan beberapa Pemda serta instansi kesehatan. Beberapa waktu lalu, pengembang besar ini juga menyerahkan 750 Alat Perlindungan Diri (APD) yang disumbangkan kepada Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan serta beberapa instansi lainnya.
“Harapan kami tentu agar kita semua baik tenaga medis dan masyarakat dapat terbantu dan dapat memutus mata rantai virus corona,” tegasnya. (RMI/RAC)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Jajaran Polda Banten melalui Satreskrim Polres Cilegon menggagalkan upaya penyelundupan ratusan ribu Benih Bening Lobster (BBL) atau benur senilai puluhan miliar rupiah.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews