Connect With Us

Polisi Usut Pengeroyok Basri Hingga Tewas di Serpong, 1 Diamankan

Rachman Deniansyah | Minggu, 10 Mei 2020 | 17:27

Ilustrasi Alat Kejahatan. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Sektor (Polsek) Serpong bergerak cepat dalam mengungkap kasus pengeroyokan berujung maut terhadap Muhammad Basri di wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat (8/5/2020) dini hari.

Setelah korban kehilangan nyawanya saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Kabupaten Tangerang, polisi pun bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan memburu para pelaku.

"Sudah satu orang yang berhasil kami amankan," ucap Kapolsek Serpong AKP Supriyanto ketika dikonfirmasi, Minggu (10/5/2020).

Satu orang yang diduga terlibat itu pun terancam dijerat tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan seorang meninggal dunia. "Pasal 170 KUHP," imbuhnya tanpa menyebut identitas terduga pelaku.

Untuk pelaku lain yang terlibat, sampai saat ini masih dalam pengejaran. "Sampai sekarang masih proses pengejaran kepada para pelaku lainnya yang terlibat," tambahnya. 

Sementara itu, selain mengejar para pelaku pengeroyokan, polisi kini pun tengah berusaha mengungkap kejadian sebenarnya. 

Sebab sebelumnya, Basri dikeroyok lantaran telah dituding hendak merampas motor seorang pemuda bernama Raka Indrawan, 20.

Polisi pun kini tengah memanggil saksi dan memeriksa Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi.

"Karena (baru) meminta kunci motor dan belum terjadi (perampasan), proses terhadap dugaan pelaku atau korban yang ingin merampas motor masih didalami dengan pemeriksaan saksi-saksi dan CCTV," paparnya.

Lebih lanjut, adanya barang bukti adanya kunci leter T itupun masih dilakukan penyelidikan lebih dalam.

"Masih kita dalami kepemilikannya yang ada pada pelaku atau korban," pungkasnya. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill