Connect With Us

Terlibat Pengeroyokan, Puluhan Remaja Diamankan di Stadion Mini Ciputat

Rachman Deniansyah | Sabtu, 18 Mei 2019 | 19:25

Puluhan remaja yang diduga pelaku pengeroyokan diamankan aparat Kepolisian di Stadion Mini Ciputat, Jalan Pendidikan, Ciputat, Tangsel, Sabtu (18/5/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Puluhan remaja yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan di Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan berhasil diamankan oleh pihak kepolisian di Stadion Mini Ciputat, Jalan Pendidikan, Ciputat, Tangsel, Sabtu (18/5/2019).

Mereka diduga telah mengeroyok korban bernama Danu Tirta, 15, di Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan tersebut pada Sabtu (18/5/2019) dini hari. 

Puluhan remaja yang diduga pelaku pengeroyokan diamankan aparat Kepolisian di Stadion Mini Ciputat, Jalan Pendidikan, Ciputat, Tangsel, Sabtu (18/5/2019).

Danu yang saat itu sedang menggelar Sahur On The Road (SOTR), bersama adiknya tertinggal dari rombongan. Tak lama kemudian, mereka diserang oleh sekelompok pemuda dengan bendera hitam. Seketika Danu dihajar menggunakan senjata tajam hingga tewas.

Baca Juga :

Usai peristiwa tersebut, para pelaku pun melarikan diri dan bersembunyi. Namun kemudian mereka diketahui berada di wilayah Tangsel. 

Dikonfirmasi TangerangNews, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho membenarkan, bahwa puluhan remaja tersebut diamankan karena terlibat pengroyokan di Setiabudi, Jakarta Selatan kemudian bersembunyi di Tangerang Selatan.

"Polsek Ciputat dibantu Sat Reskrim Polres Tangsel bersama SubDit Polda Metro Jaya, mengamankan puluhan remaja atau pemuda yang diduga terlibat pengroyokan di Setiabudi, Jakarta Selatan," ungkap Alex.

Setelah berhasil diamankan, lanjutnya, puluhan remaja tersebut dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Puluhan remaja itu semuanya dibawa ke Polda Metro Jaya untuk ditelusuri perannya dalam tindak pidana yang dilakukannya," tukasnya.(RMI/HRU)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

SPORT
Persita Tangerang Lawan Kandidat Juara Borneo FC, Misi Curi Tiga Poin

Persita Tangerang Lawan Kandidat Juara Borneo FC, Misi Curi Tiga Poin

Senin, 4 Mei 2026 | 20:17

Memasuki lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/26, Persita Tangerang akan menghadapi lawan berat saat bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa, 5 Mei 2026, malam pukul 19.00 WIB.

KAB. TANGERANG
Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Selasa, 5 Mei 2026 | 21:24

Sebanyak tujuh jamaah calon haji asal Provinsi Banten Banten gagal berangkat ke tanah suci dan dipulangkan dari Embarkasi Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang lantaran tidak istitha'ah atau tidak memenuhi syarat kemampuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill