Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com-Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara turun langsung membagikan bantuan sosial kepada warga Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong dan Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (13/5/2020).
Bantuan pada tahap pertama itu, diberikannya dalam bentuk sembako senilai Rp300 ribu.
"Jadi bantuan akan diberikan sebanyak dua kali dalam sebulan. Total bantuan dalam sebulan Rp600 ribu, kemudian dibagi menjadi dua. Dua minggu dua minggu. Dalam satu kali penyaluran nilainya Rp300 ribu," kata Juliari di lokasi.
Nantinya, bantuan tersebut akan disalurkannya selama tiga bulan. Jadi untuk satu keluarga, ada enam mendapatkan bantuan.
"Jadi semua daerah Jabodetabek itu dibagikan selama tiga bulan. Satu bulan dua kali. Dari enam tahap penyaluran, empat tahap bentuknya sembako, dan dua tahap lainnya bentuknya beras 25 kilogram," tuturnya.
Sementara itu untuk tahap kedua, penyaluran bantuan bagi warga terdampak COVID-19 akan ditargetkan diberikan sebelum Hari Raya Idul Fitri.
"Targetnya, sebelum lebaran tahap kedua dapat disalurkan. Jadi kalau bisa, jika ada warga lain yang terdampak belum dapat bantuan, diusulin saja," ujar Juliari.
Sementara itu, Rahmat Kurnia selaku Lurah Ciater memaparkan, pada tahap pertama ini, terdapat sebanyak 858 keluarga yang mendapatkan bantuan berupa sembako.
"Untuk di RW 02 ini, ada empat RT. RT 01 sebanyak 76 paket, RT 002 sebanyak 79 paket, RT 03 sebanyak 77 paket, dan RT 05 mendapatkan sebanyak 96 paket," singkatnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGJajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews