Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com–Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengingatkan agar penyerahan bantuan sosial (bansos) di Kota Tangerang jangan tumpang tindih.
Hal itu diungkapkan dia saat meninjau pendistribusian bansos dari pemerintah pusat di Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (11/5/2020).
Menurutnya bansos dari pemerintah harus segera didistribusikan kepada warga terdampak COVID-19.

Adapun jumlah total penerima bansos dari pemerintah pusat di Kota Tangerang sebanyak 75.911 kepala keluarga, dimana yang sudah sudah cair 55.066 kepala keluarga.
"Harus segera biar masyarakat merasakan," ujarnya saat berdialog dengan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah.

Dia lalu mendengar penjelasan Arief yang menyampaikan bahwa proses distribusi bansos dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kota sesuai by name by address.
"Konsep dari pak wali kota sudah rapih. Yang penting jangan tumpang tindih," ungkapnya.
Sementara itu, Arief menuturkan Pemerintah Kota Tangerang telah melakukan pendataan penerima bansos.
"Data sudah. Dibedakan, by name by address. Biar enggak ada iri," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGGelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.
Kota Tangerang menyimpan banyak cerita sejarah lokal yang menarik untuk diulik, salah satunya terekam dalam buku Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang karya Burhanudin.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews