Connect With Us

Menko PMK: Distribusi Bansos di Kota Tangerang Jangan Tumpang Tindih

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 11 Mei 2020 | 15:18

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menunjukkan proses penyerahan bansos kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Senin (11/5/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengingatkan agar penyerahan bantuan sosial (bansos) di Kota Tangerang jangan tumpang tindih. 

Hal itu diungkapkan dia saat meninjau pendistribusian bansos dari pemerintah pusat di Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (11/5/2020). 

Menurutnya bansos dari pemerintah harus segera didistribusikan kepada warga terdampak COVID-19.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menunjukkan proses penyerahan bansos kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Senin (11/5/2020).

Adapun jumlah total penerima bansos dari pemerintah pusat di Kota Tangerang sebanyak 75.911 kepala keluarga, dimana yang sudah sudah cair 55.066 kepala keluarga.

"Harus segera biar masyarakat merasakan," ujarnya saat berdialog dengan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. 

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menunjukkan proses penyerahan bansos kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Senin (11/5/2020).

Dia lalu mendengar penjelasan Arief yang menyampaikan bahwa proses distribusi bansos dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kota sesuai by name by address. 

"Konsep dari pak wali kota sudah rapih. Yang penting jangan tumpang tindih," ungkapnya. 

Sementara itu, Arief menuturkan Pemerintah Kota Tangerang telah melakukan pendataan penerima bansos. 

"Data sudah. Dibedakan, by name by address. Biar enggak ada iri," pungkasnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill