Connect With Us

Pria di Tangsel Kaget, Mau Pulang Kampung Ternyata Positif COVID-19

Rachman Deniansyah | Jumat, 10 Juli 2020 | 20:47

Adi Wiratno, 40 usai dinyatakan sembuh dan terbebas dari COVID-19, Jumat (10/7/2020). (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Niat ingin melayat orang tuanya yang meninggal dunia, Aris Wiratno, 40 warga Serpong Utara, Tangerang Selatan justru dikejutkan dengan hasil tes kesehatan dirinya yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19. 

Aris pun harus menggugurkan niatnya untuk menyemayamkan orang tuanya yang wafat di kampung halaman. 

Aris baru mengetahui tertular COVID-19 saat dirinya sedang mengurus surat kesehatan. Surat itu akan digunakan sebagai syarat pulang ke kampung halamannya di Ngawi, Jawa Timur. 

"Mau pulang disuruh melampirkan surat sehat. Ternyata surat sehat itu harus pake rapid test dan pas saya di rapid test, ternyata hasilnya positif," ungkap di Rumah Lawan COVID-19, Jumat (10/7/2020).

Kemudian, ia pun segera diminta melakukan swab test di Puskesmas terdekat. 

"Terus saya langsung ke Puskesmas Pondok Jagung di swab dengan hasil positif, terus disuruh karantina di RLC (Rumah Lawan COVID)," tuturnya.

Setelah hampir sebulan menjalani karantina, Aris pun akhirnya dinyatakan sembuh dan telah diperbolehkan pulang.

Meski demikian, dirinya mengaku masih enggan untuk pulang kampung, mengingat keluarganya belum memiliki kekebalan dari COVID-19.

"Sudah 25 hari menjalani isolasi di RLC, dan hari ini dinyatakan sembuh. Maunya sih pulang nengok makam orang tua, tapi untuk sementara enggak dulu ya, karena masih takut. Tunggu sehat banget," ujarnya.

Selain Aris, Rumah Lawan COVID-19 juga memulangkan tiga pasien secara bersamaan. Dengan demikian, hingga kini sudah terdapat 127 pasien dari Rumah Lawan COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh. Sedangkan, 24 pasien lainnya masih menjalani karantina di Rumah Lawan COVID-19.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

BANTEN
2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

Senin, 24 Agustus 2026 | 14:50

Sebanyak 2.458 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten diproyeksikan memasuki masa pensiun hingga 2031. Tenaga pengajar menjadi kelompok yang paling banyak terdampak dalam proyeksi tersebut.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill