Connect With Us

Pelanggar PSBB Tangsel Tak Disanksi Denda, Ini Kata Satpol PP

Rachman Deniansyah | Rabu, 16 September 2020 | 18:36

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Tangsel Sapta Mulyana saat memberikan pemberitahuan kepada masyarakat agar menerapkan protokol Covid-19. (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Puluhan warga Tangsel disanksi lari maraton dan push up karena kedapatan tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Selain itu, sebanyak 30 pelanggar juga  dikenakan rompi oranye saat petugas gabungan dari Satpol PP Banten dan Tangsel, TNI dan Polri menggelar operasi gabungan di Jalan Kalimantan, Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (16/9/2020).

Padahal, sanksi untuk pelanggar protokol kesehatan di Tangsel sudah tertuang dalam Pasal 28 Peraturan Wali Kota (Perwal) Tangerang Selatan Nomor 32 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) dalam Rangka Penanganan COVID-19. Pelanggar didenda sebesar Rp50 ribu.

Ditanya sanksi maraton dan push up tersebut, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Tangsel Sapta Mulyana menjelaskan bahwa hingga kini pihaknya masih belum mendapat perintah untuk melaksanakan sanksi sesuai Perwal.

"Kami menunggu perintah pimpinan. Kami ada pimpinan yang akan memberikan perintah dan kami sebagai pelaksana siap saja," jelas Sapta kepada awak media usai menggelar razia masker di wilayah Serpong, Tangsel, Rabu (16/9/2020). 

Selain itu Sapta menyebut bahwa selama Satpol PP menggelar operasi masker, tidak ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab untuk menampung pungutan uang atas sanksi denda tersebut. 

"Kalau sampai detik ini kita tidak melakukan denda, alasannya menyangkut keuangan harus ada OPD yang terkait dengan penerimaan kas daerah, karena pendistribusiannya langsung. Jadi tidak uang mampir-mampir ke sana ke sini gitu, tidak," kata Sapta. 

Prinsip patuh pada prosedur pun juga menjadi alasan pihaknya belum menerapkan sanksi denda tersebut. 

"Sebab pengambilan denda oleh Bapenda, itu prosedurnya. Bisa dilakukan denda kalau dalam operasi seperti ini Bapenda ada. Sebagai pelaksana kita harus siap," pungkasnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Bangga, Siswa-siswi SD Asal Tangsel Ikut Olimpiade Asia

Bangga, Siswa-siswi SD Asal Tangsel Ikut Olimpiade Asia

Kamis, 18 Januari 2024 | 15:11

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 16 peserta didik asal Tangerang Selatan (Tangsel) dari Sekolah Dasar (SD) Al-Azhar BSD mengikuti olimpiade matematika Southeast Asian Mathematics Olympiad (SEAMO).

HIBURAN
Viral Warga Kejar Sosok Kuyang, Diduga Incar Ibu Hamil

Viral Warga Kejar Sosok Kuyang, Diduga Incar Ibu Hamil

Jumat, 1 Maret 2024 | 10:35

Beredar video di media sosial yang memperlihatkan aksi sejumlah warga melakukan pengejaran terhadap sesosok kuyang.

KAB. TANGERANG
Forum RW Dukung Revitalisasi Pasar Kutabumi Usai Dengar PTUN Tolak Gugatan

Forum RW Dukung Revitalisasi Pasar Kutabumi Usai Dengar PTUN Tolak Gugatan

Jumat, 1 Maret 2024 | 22:58

Ketua Forum RW Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang mendukung revitalisasi Pasar Kutabumi mendengar sosialisasi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) menolak tuntutan penggugat.

TANGSEL
4 Orang Jadi Tersangka Bullying Binus School Serpong Tangsel, Salah Satunya Alumni

4 Orang Jadi Tersangka Bullying Binus School Serpong Tangsel, Salah Satunya Alumni

Jumat, 1 Maret 2024 | 19:30

Sebanyak 4 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bullying di Binus Internasional Serpong, oleh Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill