Ratusan massa aksi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus berhasil masuk menduduki Gedung Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan, Kamis (8/10/2020). (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Ratusan massa aksi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus berhasil masuk menduduki Gedung Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan, Kamis (8/10/2020).
Mereka masuk ke dalam area Gedung Wakil Rakyat itu atas izin dari Ketua DPRD Tangsel Abdul Rasyid yang sempat bergabung bersama para demonstran.
"Inilah taman aspirasi rakyat, silahkan masuk dan berkumpul menyuarakan aspirasi. Dengan catatan, kondisi harus tetap kondusif. Selesai menyampaikan tuntutan, kita keluar dengan damai," ujar Rasyid di atas mobil komando.
Ratusan massa demonstran dari berbagai perwakilan organisasi kemahasiswaan itu pun masuk ke dalam halaman Gedung DPRD Tangsel.
Mereka duduk teratur sambil sesekali menyanyikan lagu perjuangan mahasiswa dan berorasi.
Namun di sisi lain, para pimpinan organisasi berdiskusi membahas tuntutannya bersama para pimpinan wakil rakyat.
Meski berjalan cukup alot, diskusi antar pimpinan organisasi dan wakil rakyat itu mencapai kesepakatan.
Para mahasiswa menuntut agar DPRD Tangsel dapat menandatangani dan meneruskan perjuangan sembilan poin tuntutan terkait penolakan terhadap UU Cipta Kerja. (RMI/RAC)
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.
PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""