Connect With Us

Alasan Aparat Cegat Massa Demo di Perbatasan Tangerang-Jakarta

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 7 Oktober 2020 | 14:50

Polisi berjaga ketat di Jalan Daan Mogot Tangerang menjaga buruh agar tidak ke Jakarta. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Seluruh titik di perbatasan Kota Tangerang dengan Jakarta dijaga ketat aparat Kepolisian dan TNI, Rabu (7/10/2020). 

Seperti pantauan TangerangNews di Batuceper, Kota Tangerang. Massa buruh yang konvoi di Jalan Daan Mogot itu dijaga barisan aparat. 

Bahkan, aparat membentuk barikade untuk mencegah massa buruh yang turun aksi menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja ini, merangsek masuk ke Jakarta. 

Sementara di Cipondoh, Kota Tangerang, massa dari mahasiswa juga dicegat. Antara mahasiswa dengan aparat sempat bersitegang. 

Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Yudhistira Midyahwan menyampaikan alasan aparat menyekat massa buruh dari perbatasan Tangerang dengan Jakarta ini. 

"Orang yang ke kondangan saja kita bubarkan, apalagi orang berkerumunan unjuk rasa seperti ini," ujarnya. 

Menurutnya, penyekatan dilakukan karena aktivitas kerumunan massa dilarang. Selain karena diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pelarangan ini juga sebagai instruksi pimpinan Polri. 

"Jadi itu alasan kita, alasan dari pimpinan pusat Mabes bahwa aktivitas kerumunan massa yang akan berkumpul di Jakarta sebisa mungkin kita akan sekat," jelasnya. 

Yudhistira menyebut aparat tetap menjaga ketat perbatasan Kota Tangerang menuju Jakarta.

Penyekatan dilakukan di titik perbatasan seperti di Jatiuwung, Cipondoh, Batuceper, dan Kebon Nanas.

Kekuatan personel yang melakukan penyekatan di empat titik itu berjumlah 1000 orang.

"Hari ini kita pastikan tidak ada (pergerakan), besok masih belum ada perubahan kita tetap akan sekat," pungkasnya.(RAZ/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:45

PT PLN (Persero) memberikan diskon biaya penyambungan tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui program “Energi Berdikari” dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Promo tersebut berlaku mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026.

TANGSEL
Bullying di SMPN 10, Pemkot Tangsel Terjunkan Tim Psikolog Pulihkan Trauma Belasan Korban

Bullying di SMPN 10, Pemkot Tangsel Terjunkan Tim Psikolog Pulihkan Trauma Belasan Korban

Senin, 26 Oktober 2026 | 17:52

Kasus perundungan yang menimpa sejumlah siswa di SMPN 10 Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill