Connect With Us

Hindari Perbatasan Tangerang-Jakarta, Massa Demo Berpotensi Rusuh

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 8 Oktober 2020 | 11:42

Situasi kumpulan massa buruh di Jalan Daan Mogot Tangerang yang hendak ke Jakarta. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Sejumlah kelompok massa berkumpul di titik perbatasan-perbatasan Kota Tangerang dengan Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Ramainya mobilitas massa ini merupakan puncak aksi penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Berdasarkan pantauan TangerangNews, kelompok massa yang didominasi buruh ini hendak ke Jakarta. Namun masih tertahan di Batuceper, Kota Tangerang.

Begitupun di perbatasan lainnya yakni Jatiuwung. Mereka tertahan oleh barisan aparat kemananan yang mencegah pergi ke Jakarta.

Selain ribuan buruh, massa dari gabungan mahasiswa Kota Tangerang juga siang ini berencana berangkat ke Jakarta. 

Ramainya mobilitas massa dan ketatnya pengamanan aparat berpotensi terjadi kerusuhan. Pasalnya massa pada aksi Rabu (7/10/2020) kemarin, menyatakan siap melawan aparat jika menghalangi mereka berdemo.

"Kami minta besok polisi jangan ikut campur, jangan dihalangi. Kalau besok dihalangi kami lawan," ujar Ari Dwi, koordinator aksi mahasiswa Tangerang dalam pengeras suara di depan kantor Polres Metro Tangerang Kota.

Sementara Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto pada Rabu (7/10/2020) malam, menyebut pihaknya memperketat keamanan aksi di perbatasan-perbatasan Kota Tangerang dengan Jakarta. 

Pihaknya telah mendapat penambahan personel dari Brimob sebanyak satu Kompi. Kendati demikian, dia berharap tidak ada kerusuhan pada hari ini. 

"Persiapan pengamanan kita tetap seperti yang sudah ada. Beberapa titik kita lakukan penyiagaaan pasukan dan mudah-mudahan besok (hari ini) tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," jelasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill