Connect With Us

Pilkada, Polres Tangsel Terjunkan Ribuan Personel & Tim Pemburu COVID-19

Rachman Deniansyah | Senin, 7 Desember 2020 | 16:57

Wakapolres Tangsel Kompol Stephanus Luckyto. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Polres Tangerang Selatan menerjunkan ribuan personel guna memastikan keamanan dan kelancaran penyelenggaraan Pilkada Serentak, 9 Desember mendatang. 

 

Hal tersebut dipaparkan Wakapolres Tangsel Kompol Stephanus Luckyto saat ditemui di Mapolres Tangsel, Senin (7/12/2020). 

 

"Jadi untuk pengamanan TPS di tanggal 9 Desember, kami sudah menyiapkan kurang lebih 1.700 personel dari Kepolisan baik dari organik Polres maupun BKO Polda Metro Jaya," papar Luckyto kepada awak media. 

 

Lapisan keamanan tersebut, semakin diperkuat dengan adanya ratusan dari aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI).

 

"TNI kurang lebih 650 personel. Jadi total petugas keamanan yang akan kami siapkan untuk perhelatan tanggal 9 Desember, kurang lebih ada 2.100 personel,"  sambungnya. 

 

Ribuan personel tersebut, nantinya akan tersebar di seluruh wilayah, terutama yang memiliki zona yang dinilai rawan. 

 

"Ya kami punya parameter-parameter tertentu ya. Kami membuat klasifikasi terhadap TPS, yaitu aman, rawan dan sangar rawan. Kita punya perlakuan khusus terhadap TPS-TPS tersebut. Khususnya terkait perkuatan personel keamanan," katanya. 

Salah satu parameter yang dipakai dalam penentuan kerawanan tersebut, salah satunya yakni zona wilayah COVID-19. 

 

Untuk itu selain menerjunkan ribuan personel, Luckyto menegaskan bahwa Polres Tangsel juga menerjunkan tim Satgas COVID-19 ke setiap TPS. 

 

"Jadi TPS yang ada di zona merah, yang jelas kami akan menyiapkan Tim Pemburu COVID-19, di mana nanti kita akan memastikan bahwa TPS tersebut sudah memenuhi standar kesehatan dan standar keamanan," tegasnya. 

 

Sebab, kata Luckyto, terdapat tiga target yang dicanangkan dalam terselenggaranya kontestasi politik lima tahunan ini.

 

"Pertama tidak terjadi gangguan Kamtibmas, yang kedua tidak adanya klaster baru akibat Pilkada, yang ketiga tingginya tingkat partisipasi pemilihan karena kita tahu sendiri ada beberapa masyarakat yang masih takut apalagi melihat kondisi dan situasi terakhir ini," pungkasnya.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill