Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Polres Tangerang Selatan menerjunkan ribuan personel guna memastikan keamanan dan kelancaran penyelenggaraan Pilkada Serentak, 9 Desember mendatang.
Hal tersebut dipaparkan Wakapolres Tangsel Kompol Stephanus Luckyto saat ditemui di Mapolres Tangsel, Senin (7/12/2020).
"Jadi untuk pengamanan TPS di tanggal 9 Desember, kami sudah menyiapkan kurang lebih 1.700 personel dari Kepolisan baik dari organik Polres maupun BKO Polda Metro Jaya," papar Luckyto kepada awak media.
Lapisan keamanan tersebut, semakin diperkuat dengan adanya ratusan dari aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI).
"TNI kurang lebih 650 personel. Jadi total petugas keamanan yang akan kami siapkan untuk perhelatan tanggal 9 Desember, kurang lebih ada 2.100 personel," sambungnya.
Ribuan personel tersebut, nantinya akan tersebar di seluruh wilayah, terutama yang memiliki zona yang dinilai rawan.
"Ya kami punya parameter-parameter tertentu ya. Kami membuat klasifikasi terhadap TPS, yaitu aman, rawan dan sangar rawan. Kita punya perlakuan khusus terhadap TPS-TPS tersebut. Khususnya terkait perkuatan personel keamanan," katanya.
Salah satu parameter yang dipakai dalam penentuan kerawanan tersebut, salah satunya yakni zona wilayah COVID-19.
Untuk itu selain menerjunkan ribuan personel, Luckyto menegaskan bahwa Polres Tangsel juga menerjunkan tim Satgas COVID-19 ke setiap TPS.
"Jadi TPS yang ada di zona merah, yang jelas kami akan menyiapkan Tim Pemburu COVID-19, di mana nanti kita akan memastikan bahwa TPS tersebut sudah memenuhi standar kesehatan dan standar keamanan," tegasnya.
Sebab, kata Luckyto, terdapat tiga target yang dicanangkan dalam terselenggaranya kontestasi politik lima tahunan ini.
"Pertama tidak terjadi gangguan Kamtibmas, yang kedua tidak adanya klaster baru akibat Pilkada, yang ketiga tingginya tingkat partisipasi pemilihan karena kita tahu sendiri ada beberapa masyarakat yang masih takut apalagi melihat kondisi dan situasi terakhir ini," pungkasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews