Connect With Us

100 Polisi amankan 4 Titik Nobar Debat Pilkada Tangsel

Rachman Deniansyah | Minggu, 22 November 2020 | 21:58

Ilustrasi Pilkada. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Polres Tangsel menerjunkan 100 personel untuk memantau empat titik nobar debat kandidat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, untuk menjaga kondisi agar tetap kondusif.

"Kita pada malam hari ini melaksanakan pemantauan dan monitoring pelaksanaan nobar debat Kandidat Pilkada Tangsel. Kita terjunkan ada 100 personel yang kita sebar di beberapa titik yang ada," papar Wakapolres Tangsel Kompol Stephanus Luckyto, Minggu (22/11/2020).

Adapun empat titik yang dijaga tersebut yakni di satu titik Serpong Utara dan tiga di Pondok Aren. Luckyto menegaskan agar setiap masyarakat yang ikut dalam nobar dapat patuh terhadap protokol kesehatan.

 

"Kita mengimbau agar masyasrakat menerapkan 3M, namun sampai saat ini situasi di tiap-tiap lokasi masih cukup kondusif. Artinya para peserta yang ikut nonton bareng masih terus mematuhi protokol kesehatan yang kita himbau," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill