Connect With Us

Jumlah Pemilih Disabilitas di Pilkada Tangsel Melonjak

Rachman Deniansyah | Jumat, 23 Oktober 2020 | 13:52

Kantor KPU Kota Tangsel. (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan telah memastikan hak pilih bagi para penyandang disabilitas, untuk ikut ambil bagian dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember 2020 mendatang.

 

Komisioner KPU Tangsel Divisi Program Data dan Perencanaan Ajat Sudrajat memaparkan, dari 976.019 pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), pihaknya mencatat terdapat sebanyak 761 diantaranya merupakan pemilih disabilitas.

 

"Penyandang disabilitas ini dikategorikan menjadi empat kelompok, yaitu disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas sensorik (tuna rungu, wicara, dan netra), dan disabilitas mental," papar Ajat di kantornya, Jumat (23/10/2020).

 

Adapun, untuk penyandang disabilitas fisik tercatat ada sebanyak 379 pemilih, yang terdiri dari 187 pemilih laki-laki dan 192 pemilih perempuan.

 

Sedangkan, penyandang disabilitas intelektual berjumlah 44 pemilih, terdiri dari 28 pemilih laki-laki dan 16 pemilih perempuan.

 

Ajat menuturkan, untuk disabilitas mental pihaknya mencatat sebanyak 206 pemilih. Dengan rincian, 125 pemilih laki-laki dan 81 pemilih perempuan.

 

Sedangkan untuk disabilitas sensorik, ia mencatat terdapat sebanyak 132 pemiliu, terdiri dari 74 pemilih laki-laki dan 58 pemilih perempuan.

 

"Untuk nomenklaturnya memang saat ini berbeda dengan sebelumnya. Kalau dulu tuna grahita, tuna daksa, mental itu dipisah. Kalau sekarang menjadi disabilitas fisik, mental, dan intelektual," tuturnya.

 

Begitu pun dulu tuna rungu, tuna netra, dan wicara dipisah. Sekarang digabung menjadi disabilitas sensorik.

 

Ajat menjelaskan untuk jumlahnya, pada perhelatan Pilkada ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan. 

"Tahun lalu itu sekitar 500-an, sekarang sudah mencapai 700-an jadi naik sekitar 200-an," paparnya.

 

Dengan jumlah yang cukup banyak itu, nantinya KPU harus memastikan agar setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) ramah bagi para pemilih disabilitas.

 

"Nantinya kita juga pastikan trek jalan mereka dari rumah ke TPS aman, jadi misalkan tidak boleh ada gundukan tanah yang menghalangi. Kemudian logistiknya juga harus dipastikan ada, seperti braile dan lainnya," pungkasnya.(RAZ/HRU)

OPINI
Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17

Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.

NASIONAL
THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko Pengaduan Kemnaker

THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko Pengaduan Kemnaker

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:37

Pekerja yang belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran 2026 dapat melaporkannya melalui posko pengaduan yang disediakan pemerintah.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill